Breaking News:

AKHIRNYA Ada Politisi yang Komentari Kedatangan WNA China saat Mudik Dilarang, Cak Imin: Gag Peka

Apalagi belakangan diketahui bahwa dua di antara 85 WNA asal China tersebut ternyata positif Covid-19.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribunnews.com/istimewa
Ilustrasi: Puluhan warga Fouchou, China yang masih tertahan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta selama 24 jam karena pemeriksaan dokumen penerbangan, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat ini, penyekatan atas larangan mudik terus digencarkan.

Namun di sisi lain, Pemerintah Indonesia dinilai galak ke warganya terkait larangan mudik.

Dilain sisi, warga China yang positif corona malah datang ke Indonesia dengan mudahnya.

Masuknya 85 warga negara asing (WNA) asal China ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat China Southern Airlines (charter flight) terus jadi sorotan publik.

Alasannya, hal ini dinilai memunculkan ketidakadilan di tengah sikap keras Pemerintah melarang warga mudik  merayakan Idul Fitri di kampung halaman karena alasan mencegah meluasnya pandemi Covid-10.

Apalagi belakangan diketahui bahwa dua di antara 85 WNA asal China tersebut ternyata positif Covid-19.

Baca juga: Meski Juventus Terancam Terdepak dari Liga Champions, Akankah Zidane Tetap Mau ke Liga Italia?

Baca juga: CARUT MARUT THR PNS/ASN: Antara Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur

Baca juga: Apa Sih Arti Hamper Lebaran? Perbedaan Hampers dengan Parsel: Hamper Ternyata Berasal dari Prancis

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, seharusnya pemerintah lebih peka dalam mengambil kebijakan.

Sebab, masuknya rombongan WNA ke Indonesia di tengah larangan mudik, pasti akan menimbulkan pertentangan di tengah masyarakat dan memunculkan persepsi publik bahwa kebijakan soal pencegahan penularan Covid-19 tidak berlaku secara adil dan menyeluruh.

”Kalau masyarakat Indonesia saja harus menahan rindu untuk tidak mudik yang sudah menjadi tradisi tahunan karena mengikuti aturan pemerintah, bagaimana WNA bisa dengan mudah masuk ke Tanah Air."

"Hal yang seperti ini kan bisa menimbulkan anggapan publik bahwa pemerintah tidak peka melihat kondisi yang ada,” katanya kepada wartawan, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Tegas kepada Masyarakat yang Ingin Mudik, Kapolres Bekasi: Jalur Tikus Kita Tutup Mati

Baca juga: UPDATE Lokasi Roket China Seberat 18 Ton Hancur di Samudra Hindia: Puing-Puing Raksasa Bertebaran

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved