Breaking News:

Angin Puting Beliung di Kampar Porak Porandakan Rumah Warga, 21 Rumah Rusak, Atap Beterbangan

Angin puting beliung di Kampar, tepatnya di Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (9/5/2021), memporak-porandakan rumah penduduk.

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Ariestia
Ist
Angin puting beliung di Kampar, tepatnya di Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (9/5/2021), memporak-porandakan rumah penduduk. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Angin puting beliung di Kampar, tepatnya di Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (9/5/2021), memporak-porandakan rumah penduduk.

Angin kencang yang melanda kawasan tersebut mengakibatkan sebanyak 21 rumah penduduk dengan kondisi rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

Karena kejadian ini atap rumah warga yang terbuat dari seng banyak berterbangan.

Selain itu angin kencang yang disertai hujan ini juga memporak-porandakan isi rumah warga.

Kepala Operasi BPBD Kampar, Adi Chandra Lukita mengatakan angin puting beliung ini terjadi di Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu saat waktu shalat maghrib.

Beruntung peristiwa naas ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

"Update tadi malam, warga yang rumahnya rusak sementara mengungsi dirumah warga lain dan sanak keluarga mereka," ungkapnya.

Adi menuturkan agar masyarakat tetap waspada ditengah kondisi cuaca ekstrim saat ini.

Sementara itu, Camat Kampar Kiri Hulu, Dasril mengatakan akibat kejadian ini diprediksi total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Ia mengatakan usai kejadian angin puting beliung masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki sejumlah rumah. (*)

Balita 3 Tahun Meninggal Tertimpa Reruntuhan,Rumah Roboh, Angin Puting Beliung Mengamuk di Inhil Riau

Bula lalu, angin puting beliung di Inhil Riau juga mengakibatkan kerugian masyarakat, bahkan seorang balita berumur 3 tahun menjadi korban tewas. Rumah roboh, atap beterbangan, kondisi porak poranda.

Hujan deras di sertai angin puting beliung memporak porandakan infrastruktur dan bangunan masyarakat Desa Sanglar, kecamatan Reteh, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Kamis (15/4/2021) petang.

Cuaca ekstrem yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB ini mengakibatkan atap rumah warga berterbangan dan roboh akibat tidak bisa menahan kencangnya angin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved