Breaking News:

Ragam Komentar Pidato Presiden Jokowi soal Bipang Ambawang, Ada Yang Minta Maaf, Siapa Benar?

Masih heboh soal Bipang Ambawang kuliner khas Kalimantan yang non halal maish jadi polemik, lantaran dipromosikan Presiden Joko Widodo.

screenshoot
Tangkapan layar YouTube Kementerian Perdagangan saat pidato Presiden Jokowi menyebut Bipang Ambawang 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masih heboh soal Bipang Ambawang kuliner khas Kalimantan yang non halal maish jadi polemik, lantaran dipromosikan Presiden Joko Widodo.

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi berpidato saat momen Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Presiden Jokowi bermaksud mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal Indonesia, khususnya membeli secara online.

Pihaknya menyebut banyak makanan khas daerah, di mana Bipang menjadi satu di antaranya.

"Sebentar lagi Lebaran. Namun karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Nah, Bapak, Ibu, Saudara-saudara, yang rindu kuliner daerah atau mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online."

"Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya tinggal pesan dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Bipang Ambawang, Kuliner yang dipromosikan Presiden Jokowi saat larang mudik Lebaran 2021.
Bipang Ambawang, Kuliner yang dipromosikan Presiden Jokowi saat larang mudik Lebaran 2021. (Instagram @bipangambawang)

Tentu saja, pidato tersebut menuai banyak komentar, termasuk para tokoh-tokoh ini:

1. Fadjroel Rachman

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyebut bahwa kata Bipang merupakan nama generik makanan jaman dulu.

Hal tersebut dikatakannya melalui aku Twitter pribadinya.

Halaman
1234
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved