Breaking News:

Direktur PT DSI Siak Terancam Huni Bui dan Denda Miliaran, Ada Apa dengan Perusahaan Sawit Itu?

Direktur PT DSI Siak terancam huni bui dan denda miliaran rupiah, ada apa sebenarnya dengan perusahaan sawit itu?

TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Direktur PT DSI Siak Terancam Huni Bui dan Denda Miliaran, Ada Apa dengan Perusahaan Sawit Itu?Foto:Direktur PT DSI Misno dan Humasnya Edi Sunarto menghadiri RDP dengan perangkat pemerintah 3 kecamatan di kantor DPRD Siak pada Februari lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Direktur PT DSI Siak terancam huni bui dan denda miliaran, ada apa dengan perusahaan sawit itu?

Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menuntut PT Duta Swakarya Indah (DSI) dengan pidana denda Rp 1 miliar dan pidana denda tambahan Rp 4 miliar lebih.

Kemudian juga menuntut Direkturnya Misno dengan penjara 1 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Tuntutan itu dibacakan JPU Kejari Siak pada sidang lanjutan perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT DSI di Pengadilan Negeri (PN) Siak.

Terdakwa corporate PT DSI diwakili direktur utamanya Darlis dan terdakwa perseorangan Misno dihadirkan di dalam sidang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Siak Rian Destami, Senin (10/5/2021) mengatakan, pihaknya menuntut terdakwa menggunakan Pasal 99 ayat 1 jo Pasal 116 ayat 1 huruf a, UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindugan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pada awalnya, pihaknya mengatakan ada 3 dakwaan yang ditujukan untuk kedua terdakwa.

Dakwaan pertama menggunakan Pasal 98 ayat 1 UU nomor 32 tahun 2009, yakni dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampaunya bakumutu udara, bakumutu air, air laut dan kerusakan lingkungan.

Dakwaan kedua menggunakan pasal 99 ayat 1 terkait kelalaian.

Ketiga mengguanakan pasal 109 UU nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan. Menurut dia, pelaku usaha perkebunan itu tidak menerapkan analisis lingkungan hidup.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved