Breaking News:

Ustadz Zulkarnain Meninggal Dunia

Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal karena Covid-19,Warga yang Kontak 2 Minggu Terakhir Diimbau Lapor

Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena Covid-19, warga yang kontak selama 2 minggu terakhir diimbau lapor, ke mana?

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / DODY VLADIMIR
Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal karena Covid-19,Warga yang Kontak 2 Minggu Terakhir Diimbau Lapor. Foto: Salat jenazah almarhum Ustadz Tengku Zulkarnain, Senin (10/5/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena Covid-19, warga yang kontak selama 2 minggu terakhir diimbau lapor, ke mana?

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi menghimbau agar masyarakat yang pernah kontak erat dengan almarhum Ustadz Tengku Zulkarnain dalam dua minggu terakhir untuk melapor ke puskesmas atau dinas kesehatan setempat.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melakukan tracking (pelacakan), tracing (penelusuran).

"Tracing tentu dilakukan oleh dinas kesehatan kota dan dibantu dinas kesehatan provinsi. Tracking dan traching siapa saja," kata dr Indra Yovi.

Ia mengingatkan dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang ada kontak erat untuk melapor.

"Kami juga menghimbau disini, kalau ada saudara-saudara ku yang kira-kira berkontak dengan ustadz dalam beberapa minggu sebelumnya, dua minggu sebelum beliau dirawat. Tolong dikabari ya. Dikasih tahu laporkan kepada puskesmas setempat. Kami akan melakukan tracing dan treching-nya,"ujarnya.

Juru Bicara Covid-19 Riau, dr Indra Yovi memberi keterangan pers, Minggu (13/12/2020)
Juru Bicara Covid-19 Riau, dr Indra Yovi. (Tangkapan Layar Youtube Diskominfotik Provinsi Riau)

Sebelumnya, kata Indra Yovi, tim satgas belum memastikan riwayat perjalanan almarhum Ustadz Tengku Zulkarnain.

Almarhum meninggal dunia, Senin (10/5/2021) setelah terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 3 Mei 2021.

Indra menyebut bakal ada penelusuran guna menelusuri kontak erat almarhum.

Ia mengimbau masyarakat yang sempat kontak dengan almarhum dalam dua minggu sebelum beliau dirawat.

"Nantinya aman dilakukan tracing oleh dinas kesehatan kota. Provinsi akan membantu proses tracing," jelasnya, Senin (10/5/2021) malam.

Menurutnya, masyarakat yang merasa kontak erat almarhum bisa memberitahu puskesmas setempat agar menjalani proses tracing dan traking.

Apalagi keluarga menyatakan bahwa almarhum selama Ramadan melakukan safari di
sejumlah daerah sebelum dirawat.

Indra mengatakan bahwa almarhum sempat henti jantung. Tim medis langsung bertindak memberi bantuan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved