Breaking News:

Kisah Tiga Pria Jepang yang Nekat Serang Israel Hingga Tewaskan 26 Orang, Alasannya Buat Terhenyak

Tak hanya menggunakan senapan, mereka juga turut menggunakan granat yang dilemparkan kala mereka mengisi ulang peluru senapan mereka.

KATA KHATIB / AFP
Serangan Israel di Jalur Gaza 11 Mei 2021 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penindasan Israel atas rakyat Palestina tak hanya membuat seluruh umat muslim dari negara Islam geram. 

Serangan yang membuat puluhan warga Israel tewas juga mendapat kecaman dari masyarakat dunia.

Israel juga pernah diserang oleh warga negara non Arab dan pelakunya juga bukan beragama Islam. 

Mereka yang menyerang Israel merupakan warga negara Jepang.

Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Mei 1972, tepatnya di bandara internasional Lod (yang kini diberi nama bandara Ben Gurion), Tal Aviv, Israel.

Pada pukul 22.00, sebuah pesawat maskapai Air France yang berasal dari Roma, Italia, mendarat di bandara Lod.

Tiga orang pelaku penyerangan menginjakan kakinya di Israel dengan menumpangi pesawat tersebut.

Selain karena kewarganegaraan, tas biola yang mereka jinjing juga turut membuat mereka dianggap sebagai penumpang biasa, tanpa menarik perhatian.

Tiga warga Jepang menyerang Israel
Tiga warga Jepang menyerang Israel (asiaafrica.com)

Namun semua berubah ketika ketiganya memasuki ruang tunggu dari bandara dan membuka tas biola yang mereka bawa.

Senapan serbu VZ 58 buatan Cekoslovakia tiba-tiba menyeruak dan siap memuntahkan peluru-peluruanya.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved