Breaking News:

Sungai Gangga India Menjadi Lautan Mayat, Perangkap Dipasang Untuk Menjaring Mayat Pasien Covid-19

Masalahnya, mereka tidak mampu membeli kayu untuk kremasi tradisional Hindu, atau karena krematorium kewalahan dengan jumlah pemakaman.

ist
Mayat dicelupkan ke dalam sungai Gangga 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kondisi Sungai Gangga di India semakin memprihatinkan setelah dilaporkan sebanyak 150 mayat mengambang di sungai yang dikenal suci oleh warga India.

Mirisnya lagi, mayat-mayat yang mengambang merupakan mayat dari pasien Covid-19

Mayat tersebut sengaja di buang lantaran India kewalahan untuk mengkremasinya.

Pihak berwenang India telah memasang jaring di Sungai Gangga untuk menangkap mayat diduga korban Covid-19, setelah puluhan tubuh terdampar di tepi sungai.

Penemuan 71 mayat di negara bagian Bihar pada Selasa (11/5/2021) memicu kekhawatiran, bahwa virus corona merajalela di pedalaman desa India yang padat dan luas, tempat dua pertiga penduduknya tinggal.

Mayat yang membusuk muncul di sungai di sepanjang perbatasan negara bagian utara Uttar Pradesh dan Bihar, yang dilalui Sungai Gangga.

Temuan itu terjadi ketika India mencatat rekor kematian harian lainnya dengan 4.025 orang tewas.

Jumlah total korban meninggal Covid-19 pun terdorong melewati 250.000 jiwa.

Menteri Sumber Daya Air Bihar, Sanjay Kumar mengatakan di Twitter pada Rabu (12/5/2021) bahwa 'jaring telah ditempatkan' di sungai di perbatasan negara bagian dengan Uttar Pradesh dan patroli ditingkatkan.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah negara bagian yang miskin itu “sedih baik atas tragedi itu maupun kerusakan sungai Gangga.”

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved