Breaking News:

Benny Wenda Tuntut Bebaskan Victor Yeimo, Sebut Label Teroris ke KKB Papua untuk Legalitas Menindas

Ketua ULMWP Benny Wenda yang menyatakan diri Presiden Sementara Papua Barat menuntut Presiden RI Jokowi untuk membebaskan Vicoto Yeimo

ulmwp.org
Benny Wenda Tuntut Bebaskan Victor Yeimo, Sebut Label Teroris ke KKB Papua untuk Legalitas Menindas. Foto: Ketua ULMWP Benny Wenda 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua ULMWP Benny Wenda yang menyatakan diri Presiden Sementara Papua Barat menuntut Presiden RI Jokowi untuk membebaskan Victor Yeimo .

Selain menunut Victor Yeimo dibebaskan, Ketua ULMWP Benny Wenda menyebut label Teroris ke KKB Papua untuk legalitas bagi Indonesia menindas rakyat Papua Barat.

Ketua ULMWP Benny Wenda melalui pesannya kepada Tribunpekanbaru.com dan juga sudah dimuat di laman situs resmi ULMWP menyebutkan, pada hari Minggu tanggal 9 Mei, polisi kolonial Indonesia menangkap Victor Yeimo , salah satu pemimpin kami yang paling terkemuka di Papua Barat.

Ini pertanda kepada dunia bahwa pemerintah Indonesia ingin menggunakan sebutan ' Teroris ' sebagai tabir asap untuk menindas masyarakat Papua Barat .

Victor Yeimo adalah Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB), sebuah organisasi pembangkangan sipil yang damai di lapangan.

Setiap orang Papua Barat yang berbicara tentang ketidakadilan - pemimpin gereja, politisi lokal, jurnalis - sekarang berisiko dicap sebagai 'penjahat' atau 'teroris' dan ditangkap atau dibunuh.

Apa kejahatan Victor Yeimo ? Untuk melawan pendudukan Indonesia melalui mobilisasi damai rakyat untuk mempertahankan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.

Dia dituduh 'mendalangi' Pemberontakan Papua Barat 2019, yang dimulai oleh rasisme dan kekerasan Indonesia, dan berakhir dengan pertumpahan darah yang disebabkan oleh pasukan Indonesia.

Indonesia terus-menerus menciptakan kekerasan dan menggunakan propaganda - dan fakta bahwa jurnalis internasional terus dilarang masuk - untuk menyalahkan orang Papua Barat.

Jakarta telah menggunakan banyak label untuk mencoba dan mendelegitimasi perlawanan terhadap proyek genosidalnya: 'kelompok kriminal bersenjata' (KKB), 'Geng Teroris Liar', 'separatis'.

Halaman
1234
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved