Breaking News:

INILAH Roket Pejuang Hizbullah: Dulu Disebut 'Roket Bodoh' tapi Kini Buat Israel Meradang

Salah satu kemampuan hebatnya adalah dapat menciptakan efek hantaman untuk satu area yang lebih dahsyat dalam tempo singkat.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
MAHMUD HAMS / AFP
Serangan udara Israel di Jalur Gaza. Israel melancarkan serangan udara mematikan di Gaza sebagai tanggapan atas rentetan roket yang ditembakkan oleh gerakan Islam Hamas di tengah kekerasan yang meningkat yang dipicu oleh kerusuhan di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mulai dari Palestina, Iran hingga Lebanon ialah musuh Israel.

Namun hanya beberapa hal yang mampu membuat pasukan  Israel yang dikenal berani mati itu kalang kabut.

Serangan itu dilaporkan datang dari Hamas dan Hizbullah.

Kelompok Hamas merupakan "Gerakan Perlawanan Islam". Kata Arab Hamas juga berarti pengabdian dan semangat di jalan Allah.

Sementara Hizbullah adalah organisasi Politik dan Paramiliter dari kelompok Syiah didirikan pada tahun 1982 yang berbasis di Lebanon.

Namun kelompok ini dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS), Israel, Kanada, dan Australia.

Nah, Israel sebenarnya menganggap roket-roket milik Hamas dan Hizbullah sebagai "rudal bodoh".

Baca juga: Klaster Keluarga Muncul Lagi di Dua Wilayah, Tambah 18 Kasus Covid-19 di Pelalawan Hari Ini

Baca juga: Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Masa Lebaran? CEK 5 Minuman Turunkan Kolesterol

Baca juga: SPG Cantik Ditusuk Pacar yang Cemburu Di Depan Orang Ramai, Gelap Mata Dengar Korban Selingkuh

Alasanya karena diluncurkan tanpa menggunakan sistem pemandu. Sehingga bisa menghantam apa saja.

Masalahnya walau dijuluki "rudal bodoh", roket-roket itu bisa diluncurkan dalam jumlah besar.

Inilah yang membuat mereka sulit ditangkis dan membuat militer Israel kalang kabut.

Namanya sendiri ialah Katyusha.

Nama inilah yang sering jadi pembicaraan paling hangat selama konflik Israel -Hizbullah dan Hamas berlangsung.

Uniknya, roket Katyusha merupakan buatan Uni Soviet.

Baca juga: DARURAT! Israel Makin Beringas Serang Palestina: Ini Baru Permulaan

Baca juga: Update Covid-19 di Dumai, Angka Kesembuhan Pasien Positif Meningkat

Tercatat, selama pertempuran pada tahun 2006, setidaknya ada 3.970 roket Katyusha diluncurkan Hizbullah.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved