Breaking News:

1 Orang Meninggal, Muncul 6 Pasien Baru, Kasus Harian Covid-19 di Pelalawan Melandai Pascalebaran

1 orang meninggal dunia, muncul 6 pasien baru, kasus harian Covid-19 di Pelalawan melandai pasacalebaran.Ini rinciannya

Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
1 Orang Meninggal, Muncul 6 Pasien Baru, Kasus Harian Covid-19 di Pelalawan Melandai Pascalebaran. Foto:Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril M.Kes 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - 1 orang meninggal dunia, muncul 6 pasien baru, kasus harian Covid-19 di Pelalawan melandai pasacalebaran.

Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau menurun usai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penambahan pasien drastis menurun dibanding beberapa hari sebelumnya.

Temuan kasus harian, Sabtu (15/5/2021), sebanyak enam pasien dan berbanding jauh dari sebelumnya yang mencapai 20 pasien.

Adapun pasien yang baru terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu RT (47), NS (47), WL (45), SH (53), DKH (42), dan JL (44).

Dua di antaranya menjalani isolasi secara mandiri dan empat lagi dirawat di rumah sakit di Kota Pekanbaru.

"Hari ini penambahan kasus cukup melandai dan turun dari satu pekan terakhir. Kota berharap kasus harian terus menurun ke depan," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan Asril M Kes kepada Tribunpekanbaru.com Sabtu (15/5/2021).

Selain penambahan tujuh pasien, ada seorang pasien positif yang meninggal dunia.

Pasien tersebut berinisial AS (27) asal Kecamatan Langgam yang meninggal dunia dari ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Efarina Pangkalan Kerinci.

Dengan penambahan pasien baru tersebut, kasus aktif Covid-19 mencapai 154 pasien.

Dengan rincian sebanyak 95 orang dirawat di ruang isolasi rumah sakit dan 59 orang menjalani isolasi secara mandiri.

Sedangkan warga Pelalawan yang meninggal dunia dengan kondisi terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 54 orang.

"Kita akan perketat proses tracing kontak erat untuk mendeteksi penyebaran virus corona. Setiap kontak erat yang bergejala atau tidak, akan diperiksa dengan rapid test antigen," ujar Asril.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved