Breaking News:

Luar Biasa, Rumah di Banyuwangi Ini Dijual Untuk Didonasikan ke Palestina, Harganya Rp 750 Juta

Kini rumah tersebut dijual seharga Rp 750 juta. Namun Triyanto tidak mematok harus terjual di angka tersebut.

Editor: Muhammad Ridho
Istimewa
Rumah di Banyuwangi dijual yang hasilnya didonasikan untuk rakyat Palestina. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Properti di Puri Brawijaya Blok XE 4-8, Banyuwangi, yang hasil penjualannya didonasikan kepada rakyat Palestina, berupa guest house dengan fasilitas kolam renang di dalamnya.

Guest house bernama Puri de Fanny tersebut dibangun di tanah seluas 230 meter persegi. Guest house tersebut perpaduan budaya Bali dan Osing Banyuwangi.

"Rumahnya berbentuk gaya arsitektur rumah Osing suku asli Banyuwangi. Selain itu terdapat ornamen-ornamen khas Bali," kata Triyanto, pemilik rumah, Sabtu (15/5/2021).

Triyanto mengatakan, terdapat ornamen-ornamen Bali tersebut karena sebelum dinas di Banyuwangi, dia juga sempat dinas di Bali.

"Ornamen-ornamen itu hanya untuk mengingatkan saya saat dinas di Bali," kata pegawai pajak tersebut.

Kini rumah tersebut dijual seharga Rp 750 juta.

Namun Triyanto tidak mematok harus terjual di angka tersebut.

Nantinya hasil penjualan rumah, 50 persen akan didonasikan untuk rakyat Palestina yang saat ini tengah berjuang dari serangan zionis Israel.

"Saya dan keluarga tergugah atas nasib saudara-saudara kita di Palestina karena serangan zionis. Kami telah sepakat untuk menjual rumah di Banyuwangi, yang nantinya akan kami donasikan pada rakyat Palestina," kata Triyanto.

Ia menjelaskan, rumah berukuran 3 kapling atau sekitar 230 meter persegi tersebut merupakan tempat tinggal keluarganya saat masih dinas di Banyuwangi.

Sejak akhir 2018, Triyanto pindah dinas ke Malang dan menyewakan rumah tersebut sebagai guest house.

"Sejak saya pindah ke Malang rumah itu disewakan untuk guest house. Kini saya dan keluarga sepakat untuk menjual rumah tersebut," kata Triyanto.

Pria yang lahir 15 Mei 1974 dan hari ini berulang tahun itu ke-47 itu menjelaskan, nantinya ketika rumah itu terjual setelah dipotong pajak penjualan tanah dan bangunan, fee mediator penjualan, dan tanggungan saat pembangunan, 50 persen sisanya akan didonasikan untuk rakyat Palestina.

"Saya juga sudah koordinasi dengan ACT (aksi cepat tanggap) Malang, separuh dari nett hasil penjualan rumah akan didonasikan untuk Palestina," kata bapak dua anak itu.

Artikel ini telah tayang di Surya, 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved