Breaking News:

Mendadak Membludak,Kasus Covid-19 Meresahkan, Akses Desa Tanjung Samak Ditutup, Ini Penjelasan Camat

Mendadak membludak, kasus Covid-19 meresahkan, akses Desa Tanjung Samak lockdown atau ditutup sementara, ini penjelasan camat

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Mendadak Membludak,Kasus Covid-19 Meresahkan, Akses Desa Tanjung Samak Ditutup, Ini Penjelasan Camat. Foto: Masjid tempat isolasi warga terkonfirmasi Covid-19 di Desa Tanjung Samak, Kepulauan Meranti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Mendadak membludak, kasus Covid-19 meresahkan, akses Desa Tanjung Samak lockdown atau ditutup sementara, ini penjelasan camat.

Akses Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti mendadak ditutup atau lockdown.

Hal tersebut disebabkan karena kasus Covid-19 yang dalam waktu singkat mendadak membludak di sana.

Penutupan telah dilakukan sejak Jumat (14/3/2021).

Seluruh akses keluar masuk melalui pelabuhan maupun akses darat ditutup atas kesepakatan pemerintah, instansi terkait dan masyarakat.

Camat Rangsang Tengku Arifin saat dikonfirmasi mengatakan saat ini ada 31 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Tanjung Samak.

"Jumlah terjangkit hasil rapid test orang tanpa gejala atau OTG kasus 31 orang," ungkap Arifin kepada Tribunpekanbaru.com melalui sambungan telepon Sabtu (15/5/2021).

Dirinya mengatakan saat ini orang yang terjangkit diisolasi di Masjid At Taqwim, rumah dokter dan mess kecamatan.

Sebagai upaya pencegahan saat ini Pelabuhan Kempang Pasar Tanjung Samak telah ditutup sehingga keluar masuk wilayah di sana saat ini tidak bisa dilakukan.

"Ditutupnya akses keluar masuk khusus masyarakat pasar Tanjung Samak dan telah dilaksanakan PPKM jalan keluar masuk di masing-masing desa yang dilintasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved