Breaking News:

Mengerikan, Kerumunan Di Ancol Di Tengah Pandemi Covid-19, Anies Baswedan Kena Semprit

Pada hari kedua Lebaran, jumlah kunjungan ke Pantai Ancol membeludak hingga 39.000 orang.

Editor: Guruh Budi Wibowo
(KOMPAS.com/ IRA GITA)
Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, tepatnya di Pantai Timur, ramai dikunjungi wisatawan pada hari pertama Idul Fitri, Kamis (13/5/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Di tengah wabah Covid-19 sedang parah-parahnya, warga Jakarta malah berbondong-bondong di objek wisata Ancol.

Tak sedikit di antara pengunjung yang tak memakai masker dan mengabaikan jaga jarak di lokasi tersebut.

Kerumunan di Ancol dikhawatirkan bakal membuat wabah Covid-19 seperti di India.

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar meminta Gubernur Anies Baswedan lebih bijak membuat kebijakan, khususnya terkait pembukaan tempat wisata selama libur Lebaran di DKI Jakarta.

Hal tersebut ia ungkapkan setelah mengetahui ada kerumunan di Pantai Ancol, Jakarta Utara.

"Bagaimana orang mandi di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan? Pakai masker juga tidak mungkin. Mau jaga jarak juga bagaimana caranya? Lihat saja berbagai gambar kerumunan yang terjadi di Ancol pada Jumat kemarin," kata Muhaimin dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Atas peristiwa itu, ia meminta agar Pemprov DKI Jakarta tidak membuat standar ganda dalam membuat kebijakan.

Ia membandingkan larangan ziarah kubur yang menjadi ritual umat Muslim saat Lebaran dengan alasan mencegah penularan Covid-19. Sementara tempat wisata di Jakarta diizinkan dibuka.

"Namun, di sisi lain, wisata Ancol tetap dibuka," ujarnya. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga sudah mengetahui Taman Impian Jaya Ancol ditutup pada Sabtu ini.

Namun, ia menilai bahwa penutupan itu sudah terlambat. Bahkan, dia meminta tempat wisata tidak hanya ditutup sementara untuk hari ini saja.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved