Breaking News:

PT BMI Jadi Tersangka Korporasi Kasus Karhutla,Perwakilan Perusahaan Segera Diperiksa, Ini Jadwalnya

PT BMI jadi tersangka korporasi kasus karhutla, perwakilan perusahaan segera diperiksa, ini jadwalnya seperti diungkapkan Kabid Humas Polda Riau

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
PT BMI Jadi Tersangka Korporasi Kasus Karhutla,Perwakilan Perusahaan Segera Diperiksa, Ini Jadwalnya. Foto: Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT BMI jadi tersangka korporasi kasus karhutla, perwakilan perusahaan segera diperiksa, ini jadwalnya seperti diungkapkan Kabid Humas Polda Riau.

Setelah menetapkan PT Berlian Mitra Inti (BMI) di Siak sebagai tersangka korporasi kasus kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau sudah mengagendakan untuk pemeriksaan.

Proses pemeriksaan guna melengkapi berkas penyidikan ini, akan dilakukan terhadap perwakilan perusahaan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan, penyidik sudah melayangkan panggilan terhadap korporasi yang beroperasi di Kabupaten berjuluk Kota Istana tersebut.

"Sebenarnya tanggal 23 April (2021) kemarin kita lakukan pemanggilan, namun ada surat dari pihak perusahaan yang meminta agar dijadwal ulang, supaya mereka bisa hadir tanggal 20 Mei (2021) nanti," jelasnya, Sabtu (15/5/2021).

Pemeriksaan ini kata Sunarto, dilakukan terhadap perwakilan perusahaan yang berstatus tersangka.

Sampai saat ini, penyidik belum menetapkan siapa tersangka perorangan dari perusahaan tersebut.

"(Pemanggilan) ini untuk tersangka korporasi. Untuk tersangka perorangan, masih kita lakukan upaya penyidikan," ungkap dia.

Disinggung siapa perwakilan pihak perusahaan yang akan datang untuk diperiksa penyidik, Kombes Sunarto menyatakan, hal itu diserahkan kepada korporasi yang dimaksud.

"Nanti ditunjuk oleh perusahaan (siapa) yang mewakilinya (untuk diperiksa). Dengan alasan ini juga, salah satunya pihak peruaahaan minta dijadwalkan ulang untuk diperiksa 20 Mei (2021) nanti," terang dia.

Untuk diketahui, kebakaran lahan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu, mencapai luasan 94 hektare.

Lokasinya berada di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Tim dari Ditreskrimsus Polda Riau, sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Karena diduga ada peristiwa pidana, berdasarkan temuan alat bukti dan keterangan saksi, penanganan perkara ditingkatkan menjadi penyidikan sejak Agustus 2020 lalu.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved