Breaking News:

Terbongkar Sudah Belang Oknum Camat yang Minta THR, Setiap Kades Wajib Setor Rp 1 Juta

Saat ini Camat Purwoasri inisial M sudah diberikan sanksi berupa pemindahan dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

Editor: Muhammad Ridho
foto/net
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana pun menemukan pungutan liar yang diduga dilakukan Camat Purwoasri itu. 

Mas Dhito, panggilan akrab Bupati Kediri Hanindhito, mengatakan informasi permintaan THR oleh Camat Purwoasri kepada Desa se-Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri diinformasikan masyarakat.

"Setelah saya dengar pada tanggal 4 Mei 2021, setelah buka puasa.

Lalu saya telepon camat yang bersangkutan untuk menghentikan penarikan THR.

Jika sudah telanjur menarik, maka saya minta untuk dikembalikan," ujar Mas Dhito, Sabtu (15/5/2021).

Akan tetapi perintah itu tak dihiraukan oleh Camat Purwoasri inisial M.

Ia justru terus melakukan penarikan uang ke desa-desa di Kecamatan Purwoasri.
"Kemudian besoknya saya temukan ada pengumpulan sejumlah uang total 15 juta rupiah," imbuhnya.

Saat ini Camat Purwoasri inisial M sudah diberikan sanksi berupa pemindahan dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

Mas Dhito juga mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Kediri untuk tidak melakukan pungutan liar.

Berikut kronologi lengkap kasus Camat Purwoasri yang melakukan pungutan liar untuk minta Tunjangan Hari Raya:

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved