Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Mal dan Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Sudah Dibuka, DPRD Pekanbaru: Kerumunan Jangan Tebang Pilih

Pusat perbelanjaan, mal, kafe dan tempat hiburan di Kota Pekanbaru sudah buka, sejak Sabtu (15/5/2021) kemarin.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pusat perbelanjaan, mal, kafe dan tempat hiburan di Kota Pekanbaru sudah buka, sejak Sabtu (15/5/2021) kemarin.

Ini setelah ditutup sejak tiga hari sebelumnya, sesuai Surat Edaran (SE), Walikota Pekanbaru No: 10/SE/2021, Tentang Aktivitas Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442H/2021M dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Meski demikian, kondisi ini tidak membuat longgar penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan, mal, kafe dan tempat hiburan tersebut.

Bahkan jangan sampai adanya kluster baru, di tempat-tempat ini.

"Kami harapkan prokesnya tetap menjadi prioritas. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," saran Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH, Minggu (16/5/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah (Istimewa)

Bagaimana dengan kerumunan di usat perbelanjaan, mal, kafe dan tempat hiburan?

Ditegaskan Politisi Partai Gerindra ini, bahwa apapun bentuk dan jenis kerumunan, harus diantisipasi oleh Tim Satgas Covid 19.

Apalagi di mal atau pusat perbelanjaan tersebut, memang rawan terjadi kerumunan.

Sehingga ini jangan dijadikan perbandingan oleh masyarakat lainnya, yang terkesan tebang pilih.

Artinya, apa-apa saja yang dinilai melanggar protokol kesehatan, tim Satgas Covid-19 harus menindaknya.

"Jangan lagi terkesan, Tim Satgas Covid-19 hanya memburu pedagang kecil. Sementara mal dan pusat perbelanjaan dibiarkan orang berkerumun. Bersikap adil lah," harap Fathullah.

Diakuinya, di samping mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, juga perlu diperhatikan pergerakan roda ekonomi masyarakat.

Justru semua sektor ekonomi harus tetap berputar, tidak hanya pengusaha mal atau pusat perbelanjaan saja.

Tapi pedagang kecil harus menjadi perhatian utama oleh pemerintah.

"Jadi, mari sama-sama kita terapkan protokol kesehatan. Pedagang harus sadar akan kewajibannya, Tim Satgas juga tahu tugasnya, serta pemerintah harus tahu tentang kewajibannya kepada masyarakat, di masa sulit seperti ini," sebutnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved