Breaking News:

Pria di Rohul Cabuli 3 Bocah Lelaki Sejak 2018, Iming-iming Rp20 Ribu, Polisi Curiga Ada Korban Lain

Pria di Rohul cabuli 3 bocah lelaki sejak 2018,iming-iming duit Rp 20 ribu, polisi curiga masih ada korban lain, ini pasal yang disangkakan ke pelaku

Penulis: Syahrul | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Pria di Rohul Cabuli 3 Bocah Lelaki Sejak 2018, Iming-iming Rp20 Ribu, Polisi Curiga Ada Korban Lain. Foto: Pelaku pencabulan berinisial ZAK. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Pria di Rohul cabuli 3 bocah lelaki sejak 2018, iming-iming duit Rp 20 ribu, polisi curiga masih ada korban lain, ini pasal yang disangkakan ke pelaku.

Seorang pelaku pencabulan anak dibawah umur diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Rambah Hilir pada Jumat (14/5/2021).

Pelaku berinisial ZAK (37) itu diamankan setelah adanya laporan dari orangtua korban pada hari yang sama pada saat penangkapan dilakukan.

Kepada penyidik, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap korbannya, seorang bocah laki-laki bernama Tanggo (bukan nama sebenarnya, red), sejak 2018 hingga 2021.

Adapun modus pelaku dalam melancarkan aksinya adalah dengan membawa korbannya jalan-jalan.

Pada saat itu, korban kemudian dibawa ke tempat sunyi di sejumlah lokasi berbeda untuk dicabuli.

Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Refly mengatakan, usai dicabuli, korbannya kemudian diberikan uang senilai Rp 20 ribu dengan tujuan agar korban tidak menceritakan aksi bejat pelaku kepada siapapun.

"Pertama kali pelaku melakukan aksi cabulnya sekira 2018 lalu di sekitar Sungai Batang Lubuh Pasir Pangaraian," ungkap Paur.

"Sedangkan yang terakhir kali dilakukan adalah pada Maret 2021 lalu," tambahnya.

Saat ini, berdasarkan penulusuran penyidik, ada tiga orang korban pencabulan yang tengah diperiksa oleh penyidik Polres Rambah Hilir.

Diperkirakan, masih ada beberapa korban lain yang menjadi tumbal aksi amoral dari pelaku berinisial ZAK tersebut.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Rambah Hilir dan disangkakan dengan Pasal 82 Jo Pasal 76E UU Nomor 35 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tagun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana hukuman penjara maksimal 15 tahun.

( Tribunpekanbaru.com / Syahrul Ramadhan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved