Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Penutupan Sementara Tempat Wisata dan Gedung Pertemuan, DPRD Pekanbaru: Ini untuk Kebaikan Bersama

Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, DPRD Pekanbaru mendukung kebijakan pemerintah, yang menutup tempat wisata

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, DPRD Pekanbaru mendukung kebijakan pemerintah, yang menutup tempat wisata di Pekanbaru untuk tujuh hari ke depan (17-23 Mei 2021).

Hal ini sesuai dengan surat edaran (SE) yang dikeluarkan Pemko Pekanbaru bernomor 1586/STP/SEKR/V/2021, Minggu (16/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST menyampaikan, tujuan pemerintah menutup tempat wisata tersebut, semata-mata untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan.

"Niat pemerintah sangat baik, apalagi di suasana Lebaran Idul Fitri ini, masyarakat dipastikan akan berbondong-bondong ke tempat wisata untuk liburan. Jadi, harus kita dukung bersama," kata Ginda kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (17/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST (Istimewa)

Lebih lanjut disebutkan, kerumunan di tempat wisata, sangat berpotensi menimbulkan kluster atau penyebaran Covid-19.

Sebab, masyarakat yang datang, bisa dari berbagai penjuru, meski pengelola tempat wisata menyiapkan tempat cuci tangan dan masker.

"Beberapa daerah di Kota Pekanbaru sekarang masih zona merah. Ini harus diantisipasi. Jangan sampai makin parah," sebut Ginda lagi.

Politisi Partai Gerindra ini meminta, agar semua masyarakat, terutama pengelola tempat wisata untuk mengindahkan surat edaran tersebut.

"Itu tadi, keuntungan dari kebijakan pemerintah ini untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama. Jika covid ini berlalu, maka kita sudah bisa beraktivitas normal lagi. Karenanya, mari sama-sama kita Patuhi dengan baik. Bantu pemerintah agar Kota Pekanbaru bisa zona hijau lagi," kata Ginda mengajak.

Sebenarnya, selain tempat wisata atau taman rekreasi, dalam surat edaran itu juga menegaskan juga kepada pengelola hotel atau gedung, tidak dibolehkan menyediakan gedung pertemuan atau acara yang melibatkan massa atau keramaian.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus MT menegaskan, surat edaran yang sudah dikeluarkan tersebut mempertimbangkan data penyebaran Covid-19 yang masih tinggi.

Apalagi sampai hari ini, status Kota Pekanbaru masih di zona merah. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  
 

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved