Breaking News:

Terungkap, Teroris KKB Papua Ternyata Pakai Senjata Sniper Mauser 762, Ditinggal Saat Kabur dari TNI

Terungkap, Teroris KKB Papua ternyata hanya memakai senjata jenis Mauser 7,62, dan berhasil dirampas saat ditinggal kabur saat diburu TNI Polri

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
wikipedia
Terungkap, Teroris KKB Papua Ternyata Pakai Senjata Sniper Mauser 762, Ditinggal Saat Kabur dari TNI 

"Saat ini, ketiga anggota KKB dan barang bukti sudah diserahkan kepada Satgas Nemangkawi Polri untuk pemeriksaan dan proses lebih lanjut," tambah dia.

Terungkap Penyokong Dana KKB Papua untuk Beli Senjata

Terungkap sosok Penyokong Dana KKB Papua untuk membeli senjata dan amunisi serta terungkap bahwa anggota Teroris KKB Papua kumpulkan dana dari warga.

Penyokong Dana KKB Papua dan Teroris KKB Papua kumpulkan dana dari warga terungkap setelah tiga anggota KKB Papua menyerahkan diri ke aparat.

Tiga anggota Teroris KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen menyerahkan diri kepada aparat TNI Satgas Yonif 715/Mtl yang melaksanakan patroli keamanan di Kampung Tanah Merah, Papua, Sabtu (15/5/2021).

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan mereka yang menyerahkan diri masing-masing berinisial YAW (34), MM (17), dan OM (41).

“Tiga orang yang menyerahkan diri itu merupakan anggota kelompok Teroris Lekagak Telenggen,” kata Suriastawa dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Mereka yang merupakan anggota kelompol Teroris itu lalu diperiksa pertugas.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui peran masing-masing tiga anggota itu.

Termasuk di antaranya mencari dana ke masyarakat .

Cari Dana dan Awasi Petugas

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengatakan tiga anggota kelompok Teroris Lekagak Telenggen menyerahkan diri kepada aparat TNI Satgas Yonif 715/Mtl yang melaksanakan patroli keamanan di Kampung Tanah Merah, Papua, Sabtu (15/5/2021).

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan mereka yang menyerahkan diri masing-masing berinisial YAW (34), MM (17), dan OM (41).

“Tiga orang yang menyerahkan diri itu merupakan anggota kelompok Teroris Lekagak Telenggen ,” kata Suriastawa dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Berdasarkan pengakuan dari ketiganya, kata Suriastawa, diketahui mereka memiliki tugas yang berbeda-beda.

Suriastawa mengatakan YAW yang juga terlibat perang di Tembagapura tahun 2017-2019 bertugas sebagai pemantau aparat keamanan yang akan masuk ke Kampung Tigilobak.

MM, kata dia, bertugas sebagai pencari logistik dan dana dari masyarakat.

Sedangkan OM, kata Suriastawa, sebagai pendamping saat YAW dan MM melaksanakan tugasnya.

Selain menyerahkan diri, kata Suriastawa, ketiganya juga menyerahkan sejumlah senjata.

Senjata tersebut antara lain berupa senapan angin, golok, anak panah, munisi SS2, softgun, beberapa dokumen, ransel, ponsel, dan lainnya.

“Saat ini, ketiga Teroris dan barang bukti sudah diserahkan kepada Satgas Nemangkawi Polri untuk pemeriksaan dan proses lebih lanjut,” kata Suriastawa.

Penyokong Dana

Selain membagi tugas dan peran dalam kesehariannya, KKB Papua ternyata mendapat sokongan dana untuk melakukan kegiatan operasional.

Diberitakan Surya, diketahui Paniel Kogoya adalah penyokong dana KKB Papua untuk membeli senjata dan amunisi.

Satu di antara faktanya adalah terungkap sumber uang Paniel Kogoya hingga mampu mendanai aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Paniel Kogoya (41) diketahui menghabiskan dana Rp1,1 miliar untuk membeli empat pucuk senjata api.

Yang nantinya akan diserahkan kepada KKB Papua.

Dana untuk membeli senjata api itu diperoleh dari Ges Gwijangge, anggota KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya.

Dana tersebut berasal dari perampasan, perampokan serta pemerasan kepada kepala suku maupun dana desa di tiap desa yang dipaksa menyetor Rp1 miliar per desa atau kampung, kata Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy, Selasa.

Dia menjelaskan, dana sebesar Rp1,1 miliar itu digunakan untuk membeli senjata api jenis SS1 dan M16 masing-masing dua pucuk.

Setelah menerima senjata api, Kogoya akan menyerahkannya ke Ges Gwijangge yang dikenalnya sejak 2018 lalu.

Senjata api itu berasal dari terpidana Didy Chandra Warobay saat ini mendekam di LP Nabire, kata Iqbal, seraya menambahkan Paniel Kogoya telah ditangkap Minggu (18/4) di Nabire.

Paniel Kogoya yang ditahan di Nabire akan dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, kata Kombes Iqbal.

Egianus Kogoya merupakan salah satu pimpinan KKB di Papua yang wilayah operasinya di sekitar Kabupaten Nduga.

2 Anggota Teroris KKB Papua Tewas

Satgas Ops Nemangkawi TNI Polri terlibat kontak tembak dengan 3 anggota KKB di jembatan Mayumberi, Minggu (16/5/2021) pukul 03.19 WIT.

TNI Polri berhasil menembak 3 Teroris anggota Kelompok Teroris Lekagak Talenggeng, dua di antaranya tewas dan seorang lainnya melarikan diri dengan kondisi tertembak.

Pasca penembakan dilakukan penyisiran dan ditemukan barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni 2 mayat Teroris, 1 pucuk senjata organik jenis Moser 7,62, 1 buah HT, amunisi 17 butir, 4 selongsong peluru.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal mengatakan saat ini TNI Polri masih melakukan penyisiran di sekitar TKP kontak tembak dan melakukan pengejaran satu orang KKB yang melarikan diri dengan membawa 1 AK 47 milik Teroris yang meninggal dunia.

"Hari ini Satgas Gakkum Nemangkawi akan melakukan olah TKP di Mayumberi," kata Kombes Iqbal dalam keterangannya kepada Tribunnews.

"Camp Mayumberi dikuasai TNI-Polri, kami akan terus mengejar dan melakukan penegakan hukum kelompok Teroris yang saat ini berada pada zona Mini (Mimika, Intanjaya, Nduga dan Ilaga/Puncak)," ujar dia.

Sementara itu situasi di Kota Ilaga saat ini sangat kondusif.

Aktivitas warga seperti biasa.

Pasar ramai penjual dan pembeli.

Berita terkait KKB Papua lainnya

Baca juga berita berjudul " Terungkap, Teroris KKB Papua Ternyata Pakai Senjata Sniper Mauser 762, Ditinggal Saat Kabur dari TNI " Tribunpekanbaru.com di Babe dan Google News.

Sebagian isi artikel berjudul " Terungkap, Teroris KKB Papua Ternyata Pakai Senjata Sniper Mauser 762, Ditinggal Saat Kabur dari TNI " ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Cara Satgas Nemangkawi Bedakan Teroris KKB Papua & Warga Sipil, Irjen Mathius D Fakhiri: Penyekatan. ( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved