Breaking News:

Anak 12 Tahun Ditarik Lalu Dibanting Seorang ASN, Siksaan Tak Henti, Juga Ada yang Dipukul Kepalanya

Akibat kekerasan itu, MF mengalami sejumlah luka diantaranya lebam di dekat mata, bekas cekikan di leher kiri dan kanan serta gusi dan bibir berdarah

Editor: Hendri Gusmulyadi
(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Ilustrasi penyiksaan 

Namun anak pelaku rupanya tak terima dan melaporkan peristiwa itu pada ayahnya.

Sehingga teman-teman MF langsung lari meninggalkan tempat mereka bermain.

"Saya sendiri waktu itu tidak ada di sana. Saya tidak ikut main lempar batu, apalagi sampai melempar ke rumah orang itu. Saya lagi pulang ke rumah," ujarnya.

Tak lama kemudian, MF kembali bermain dan menemui teman-temannya.

Namun saat sedang asyik berkumpul, pelaku yang diduga sudah mencari keberadaan mereka, langsung saja mendekat ke arah gerombolan bocah tersebut.

Menyadari hal itu, teman-teman MF merasa ketakutan dan bergegas lari menghindar.

Sedang MF memilih berdiam di tempatnya berdiri sebab tak merasa berbuat kesalahan apapun.

Namun ternyata MF malah ditarik dan mengalami tindak kekerasan sebagaimana yang terekam kamera CCTV sekolah.

"Sungguh, saya tidak ikut lempar-lempar batu. Saya lagi di rumah, jadi tidak tahu apa-apa. Makanya saya tidak ikut lari. Tapi malah saya yang ditarik, dicekik dan dibanting," ujarnya.

Rupanya pelaku bukan kali ini saja melakukan tindak kekerasan pada anak-anak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved