Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Aset Sudah Diserahkan ke Pemko, DPRD Pekanbaru Minta Pasar Cik Puan Jangan Terbengkalai Lagi

Pasar Cik Puan Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai, sudah lama terbengkalai.

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Bangunan Pasar Cik Puan Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasar Cik Puan Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai, sudah lama terbengkalai.

Namun kini penguasaan asetnya, sudah diserahkan sepenuhnya oleh Pemprov Riau Kepada Pemko Pekanbaru.

Dengan sudah diserahkannya kepemilikan asetnya, Komisi II DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah ini meminta, agar Pasar Cik Puan jangan dibiarkan terbengkalai lagi.

"Ya, mulai dari sekarang sudah bisa ditata ulang. Bagaimana peruntukkan Pasar Cik Puan ini nanti. Apakah diserahkan kepada pihak ketiga atau dikelola oleh Pemko sendiri. Buat kajiannya, jika perlu lakukan publik hearing," kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH, Selasa (18/5/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Pasar Cik Puan ini sempat menjadi icon Kota Pekanbaru. Sebab, letaknya sangat strategis dan banyak diminati para investor.

Hanya saja, Pemko ke depannya harus membuat kajian yang komprehensif, jika nanti pasar ini diserahkan ke pihak swasta.

Apalagi pasar milik pemerintah yang notabenenya harus melindungi pedagang, justru sebaliknya merugikan pedagang.

Hal-hal seperti ini lah yang harus diantisipasi, jangan sampai terjadi, merugikan pedagang.

Sebaliknya, masih kata Fathullah, jika Pasar Cik Puan ini dikelola langsung oleh pemerintah, maka harus ditangani secara maksimal.

"Buat lah pasar ini, benar-benar yang diimpikan para pedagang dan masyarakat. PAD dari pasar ini bisa didapatkan Pemko, keuntungan juga bisa diraih pedagang. Ini kami wanti-wanti dari sekarang," sebut Politisi Partai Gerindra ini lagi.

Sekko Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, bahwa Pasar Cik Puan sudah tercatat sebagai aset Pemko Pekanbaru, setelah diterima dari Pemprov Riau pada 30 April 2021.

Namun, Pemko Pekanbaru belum membahas pengelolaan Pasar Cik Puan tahun 2021 ini.

"Memang ada dua pilihan, pakai APBD atau merencanakan mencari investor. Belum kami bahas tahun ini," tegas Jamil.

Selain itu, Jamil memastikan juga, bahwa  untuk status operasional Pasar Cik Puan belum  dibahas dalam waktu dekat ini, karena masih banyaknya agenda.

Apalagi pembahasannya harus melibatkan beberapa pihak terkait. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved