Musim Hujan di Riau Diperkirakan Hingga Awal Juni 2021
Musim hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Riau beberapa terakhir diperkirakan masih akan terjadi hingga awal Juni 2021 mendatang.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Musim hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Riau beberapa terakhir diperkirakan masih akan terjadi hingga awal Juni 2021 mendatang.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Bibin Sulianto mengatakan, hingga saat ini musim hujan masih akan terus berlangsung sampai awal Juni mendatang, kemudian akan selanjutnya akan disusul lagi dengan musim hujan selanjutnya.
Sedangkan untuk puncak musim hujan dan kemarau di Riau dikatakannya terjadi dua puncak hujan, untuk musim hujan misalnya, dikatakannya terjadi pada April dan Oktober.
Demikian juga musim kemarau terdapat dua puncak kemarau.
"Tipe hujan di Provinsi Riau dengan kategori tipe hujan equatorial, yang artinya mempunyai 2 puncak hujan, yakni pada bulan April dan Oktober. Sedangkan puncak kemarau, terdapat pada bulan Februari dan Agustus," kata Bibin kepada Tribun, Senin sore.
Sementara itu, di Pekanbaru terjadi hujan deras sejak Senin siang hingga sore hari masih terus berlangsung.
Sejumlah ruas jalan utama di Pekanbaru tampak tergenang air.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R mengatakan, selain Pekanbaru, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak pada siang hingga sore hari.
Sedangkan pada malam hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Siak.
Sedangkan peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak.
Sedangkan titik panas atau hotspot terdapat 11 titik di Sumatera, 5 di antaranya di Bangka Belitung, Jambi 1, Sumatera Selatan 3, dan Riau 2 titik, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Pelalawan. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/anak-anak-main-hujan-di-pekanbaru.jpg)