Breaking News:

UPDATE Israel vs Palestina! Innalilahi, Komandan Hamas Tewas kena Rudal Israel

kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok yang berjuang bersama Hamas, gerakan yang mengatur Jalur Gaza.

MAJDI FATHI / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasukan Hamas merilis kabar duka.

Seorang komandannya tewas terkena serangan rudal zionis Israel.

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan Hussam Abu Harbeed, seorang pemimpin militan Jihad Islam Palestina, kata kelompok bersenjata itu.

Pembunuhan itu, pada Senin (17/5/2021), kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok yang berjuang bersama Hamas, gerakan yang mengatur Jalur Gaza.

Dilansir Al Jazeera, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Harbeed telah "berada di balik beberapa serangan teror rudal anti-tank terhadap warga sipil Israel".

Baca juga: CEK HARGA Emas Hari Ini: Harga Emas Antm Terbaru Melonjak Rp 10 Ribu

Baca juga: Amerika Memang Sesuka Hatinya, 60.000 Tentara Khusus Mereka Lakukan Tugas Rahasia di Berbagai Negara

Setidaknya tiga warga Palestina juga tewas oleh serangan udara Israel terhadap sebuah mobil di Kota Gaza pada hari Senin, kata petugas medis, setelah satu malam serangan udara Israel yang hebat.

Militer Israel mengatakan pejuang Gaza telah menembakkan sekitar 60 roket ke kota-kota Israel dalam semalam, turun dari 120 dan 200 dua malam sebelumnya.

Baca juga: Besok Jadwal Kunjungan Jokowi ke Riau, Tinjau Langsung Vaksinasi Massal, Sasar 10 Ribu Orang

Baca juga: Formasi 3-5-2 & Sabar Menunggu, Beginilah Taktik Conte Hingga Bawa Inter Milan Juara Liga Italia

Hamas mengatakan serangannya sebagai pembalasan atas "agresi berkelanjutan Israel terhadap warga sipil" dan menyebut korban sipil "pembunuhan yang direncanakan sebelumnya".

Setidaknya 200 warga Palestina, termasuk 58 anak-anak, telah tewas di Jalur Gaza sejak kekerasan terbaru dimulai sepekan lalu.

Lebih dari 1.300 warga Palestina juga terluka.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved