Breaking News:

Tewas Akibat Jatuh dari Jembatan Parit 10 di Inhil, Jasad Pria Ini Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Seorang pria tewas tenggelam setelah jatuh ke sungai di bawah jembatan Parit 10 Pasar Kayu Jati Tembilahan Hulu, Inhil, Rabu

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Ariestia
Ist
Seorang pria tewas tenggelam setelah jatuh ke sungai di bawah jembatan Parit 10 Pasar Kayu Jati Tembilahan Hulu, Inhil, Rabu (19/5/21). Jenazah korban di evakuasi TRC BPBD Inhil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN HULU – Seorang pria tewas tenggelam setelah jatuh ke sungai di bawah jembatan Parit 10 Pasar Kayu Jati Tembilahan Hulu, Inhil, Rabu (19/5/21).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Inhil berhasil mengevakuasi mayatnya.

Laki – laki yang diketahui berinisial R (45) ini, ditemukan TRC BPBD Inhil sudah dalam kondisi meninggal dunia, setelah lebih kurang 2 jam pencarian akhirnya jasad korban timbul di permukaan sungai.

Kalaksa BPBD Inhil Yuspik, SH menuturkan, petugas piket menerima laporan dari masyarakat perihal orang jatuh dari jembatan Parit 10 Pasar Kayu Jati sekitar pukul 06.30 WIB.

“Alhamdulillah sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban. Korban sudah di bawa ke rumah keluarga,” ungkap Yuspik.

Sementara itu, berdasarkan infomasi dari warga setempat, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sekira pukul 05.00 WIB.

Sebelumnya korban yang juga beralamat di Jalan Kayu Jati Tembilahan Hulu ini diduga mengalami kecelakaan tunggal, sehingga kemudian jatuh ke sungai di bawah Jembatan Parit 10 Tembilahan Hulu. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

-------------------------------------------------------------------

Saksi Pemancing Sempat Lihat Kakek 80 Tahun Berenang Raih Tiang Jembatan Sebelum Hilang Ditelan Air

Berita lainnya, Kabar hanyutnya seorang pria di Sungai Ogan, membuat regu penyelamat Tim SAR bergerak cepat.

Seorang pria 80 tahun diketahui bernama M. Nur alias Syukur, dilaporkan hanyut saat sedang beraktivitas di tepin Sungai Ogan di wilayah Desa Serijabo, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut keterangan saksi mata, Nur hanyut tadi pagi sekitar pukul 09.40.

"Bapak itu hanyut sekitar jam 09.40 tadi pagi," kata Hikmat, seorang saksi mata di TKP, Selasa (4/5/2021).

Menurut Hikmat yang saat kejadian sedang memancing, Nur turun dari sebuah bentor dan menuju tempat pembuangan sampah dekat sungai.

Menurut Hikmat, Nur langsung terjun ke sungai dan berenang menyusuri sungai hingga meraih sebuah pilar jembatan.

"Saya kira tadi berenang karena gerakannya bisa berenang sampai ke tiang jembatan," ungkap Hikmat.

Karena sibuk memancing, Hikmat tak seksama memperhatikan Nur yang berenang ke tengah sungai.

"Setelah itu dia sudah tidak kelihatan lagi," kata Hikmat.

Hikmat beserta warga lainnya lalu melapor ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

Pencarian pun kini dilakukan oleh Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, Polri, BASARNAS dan BPBD Ogan Ilir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ogan Ilir, Jamhuri mengatakan, pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan.

"Tim SAR masih melakukan pencarian, juga dibantu warga setempat. Mudah-mudahan segera ditemukan," kata Jamhuri.

Basarnas Kerahkan 7 Personel 

Seorang pria dilaporkan hanyut di Sungai Ogan, Kabupaten Ogan Ilir diduga karena terpeleset saat berada di tepi sungai.

Informasi yang dihimpun, pria hanyut tersebut diketahui bernama Syukur, warga Desa Serijabo, Kecamatan Sungai Pinang.

Ia diduga terpeleset saat sedang berdiri di pinggir sungai.

"Kejadiannya tadi pagi jam 09.40. Sepertinya terpeleset, makanya nyebur ke sungai," ujar Hikmat, seorang saksi mata, Selasa (4/5/2021).

Hikmat beserta warga lainnya lalu melapor ke perangkat desa dan pihak kepolisian.

Sementara Tim Basarnas yang mendapatkan informasi orang tenggelam, langsung menuju TKP untuk melakukan pencarian.

Tim dari Basarnas Palembang telah diterjunkan ke TKP di tepi Sungai Ogan di Kecamatan Sungai Pinang.

"Kami sudah mengerahkan tujuh orang personel Basarnas untuk mencari orang tenggelam," kata Kepala BASARNAS Palembang, Hery Marantika dihubungi terpisah.

Selain menerjunkan personel, peralatan seperti Runner boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan operasi penvarian dan pertolongan (Operasi SAR).

"Tim Rescue Basarnas Sumsel berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Pemda Setempat seperti Pihak Desa," terang Hery.

Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR dengan menyusuri ke arah hilir sungai.

"Mudah-mudahan pencarian ini segera membuahkan hasil," tukas Hery.(*)

Berita Inhil lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved