Breaking News:

Tiba-tiba Saja Tanah dan Rumah Nenek Ini Berbalik Nama ke Orang Lain, Ternyata Tetangga yang Berulah

Seorang nenek harus merasakan hal pahit, lantaran tanah dan rumahnya tiba-tiba saja berbalik nama atas nama orang lain, nenek itu tak sadar ditipu

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Dua terdakwa Yano Octavianus Albert Manopo dan Khilfatil Muna saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya. 

TRIBUNPEKABARU.COM - Apa hendak mau dikata, tanah dan rumah tiba-tiba saja berbalik nama menjadi milik orang lain tanpa disadari.

Itulah yang dirasakan oleh seorang nenek, warga Gunung Anyar Tengah 18 RT 7 RW 2, bernama Nasuchah tak menyangka jika tetangganya telah menggelapkan aset tanah dan rumah miliknya. 

Hal ini diketahui dalam sidang kasus dugaan penggelapan aset di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Pasalnya, Nasucha tak menerima uang sepeser pun, bahkan aset miliknya sebidang tanah dan rumah di Gunung Anyar itu telah berpindah tangan ke Joy Sanjaya. 

Adapun proses peralihan hak tersebut diduga dilakukan oleh Yano Octavianus Albert Manopo dan Khilfatil Muna (berkas terpisah) yang merupakan tetangga korban sendiri. 

Dalam sidang yang beragendakan dakwaan dan saksi itu Jaksa Penuntut Umum I Gede Willy Pramana menghadirkan saksi korban. 

Nasuchah menjelaskan, bahwa awal mula kasus ini terjadi saat ia ingin melakukan balik nama sertifikat milik rumahnya pada Bulan Desember tahun 2016 silam. 

Nasuchah mengaku sertifikat itu mulanya atas nama almarhum ayahnya, Achyat.

Nah, dalam surat keterangan yang dibuat almarhum ayahnya, tanah itu akan dibagi tiga untuk anak-anaknya termasuk Nasuchah. 

"Waktu itu saya tidak punya uang untuk mengurus balik nama. Biayanya sekitar Rp 12,5 juta. Mengurus balik namanya di notaris Eni Wahjuni," jelasnya, Rabu, (19/5/2021). 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved