Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Pekanbaru Panggil Diskes, Ingin Sama-sama Cari Solusi Agar Kasus Covid-19 Turun

Komisi III DPRD Pekanbaru sudah mengagendakan, memanggil Diskes Pekanbaru untuk digelar hearing, pada pekan depan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi III DPRD Pekanbaru sudah mengagendakan, memanggil Diskes Pekanbaru untuk digelar hearing, pada pekan depan.

Hearing tersebut untuk membahas, sejauhmana penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan Diskes Pekanbaru.

Sebab, hingga kini kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru masih tergolong tinggi.

Bahkan Presiden Jokowi berkunjung ke Pekanbaru Rabu kemarin, untuk memberi semangat dan dukungan, agar penanganan kasus Covid-19 ini, bisa dilakukan dengan baik.

"Ya, kita sudah jadwalkan (pekan depan). Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada halangan," kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidi, Kamis (20/5/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Pada hearing nanti, lanjut Yasser, Komisi III berharap agar Kepala Diskes M Noer, beserta kepala bidang yang menangani Covid-19, bisa hadir.

Ilustrasi Corona, Covid-19.
Ilustrasi Corona, Covid-19. (unsplash @martinsanchez)

Sebab, dengan begitu, Dewan bisa mendapatkan data yang sahih, serta penjelasan yang akurat.

Langkah selanjutnya, Komisi III juga akan bisa menawarkan solusi untuk penanganan kasus Covid-19 ini, agar bisa turun.

"Sekarang kan kami tidak tahu seperti apa cara Diskes kerja. Di satu sisi, sampai hari ini kasus covid masih tren naik. Sehingga menempatkan Kota Pekanbaru zona merah. Ini yang harus dicarikan sama-sama jalan keluarnya," harap Politisi PKS ini.

Lebih lanjut disampaikan Yasser lagi, bahwa masih minimnya kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan, karena kurangnya juga sosialisasi yang dilakukan Diskes, atau pun Tim Satgas Covid 19.

Praktis sosialisasi yang dilakukan Tim Satgas sejauh ini, lebih kepada pembubaran kerumunan di malam hari.

Padahal, lebih dari itu, perlu dilakukan sosialisasi yang melibatkan pihak RT, RW beserta perangkatnya.

"Itu tadi, peran masing-masing komponen harus jelas dari perangkat atas sampai perangkat bawah.

Sehingga bisa memperkecil kasus. Tidak serta merta hanya kerumunan saja.

Itu lah nanti yang kita bahas di hearing," janjinya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved