Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Beri Obat Perangsang Ke Suami, Janda Muda Di Jepang Malah Membuat Suaminya Terbunuh

Istri muda Don Juan Jepang itu membunuh suaminya yang sudah tua hanya beberapa bulan setelah mereka menikah.

Capture tokyoreporter
Model Jepang Saki Sudo beri obat perangsang suami dalam dosis tinggi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang Janda Muda di Jepang ditangkap Polisi lantaran dituduh membunuh suaminya.

Janda Muda yang bernama Saki Sudo (25) itu diduga memberikan suaminya obat perangsang dalam dosis tinggi hingga membuat suaminya yang bernama Kosuke Nozaki (77) mengalami over dosis hingga tewas.

Beberapa laporan yang dihimpun AFP menyebut obat-obatan itu dicampur menjadi minuman, karena tidak ada bekas jarum suntik di tubuh Nozaki.

Ia tewas pada 2018 karena keracunan akut.

Kosuke Nozaki tewas hanya beberapa bulan setelah mereka menikah.

Janda Muda dari juragan real estat Jepang yang berjuluk Don Juan itu pun ditetapkan sebagai terdakwa pembunuh suaminya pada Rabu (19/5/2021) kemarin.

Kosuke Nozaki, dalam otobiografinya pernah memamerkan dia habis miliaran yen untuk mengencani gadis-gadis muda dan cantik.

Daftarkan email Juru bicara di Pengadilan Distrik Wakayama membenarkan bahwa Sudo didakwa atas tuduhan pembunuhan, dan pelanggaran UU Pengendalian Stimulan (obat perangsang).

Media lokal mengatakan, jaksa penuntut akan mengandalkan bukti dari telepon Sudo yang menunjukkan dia mencari informasi tentang obat perangsang, dan bagaimana membuat pembunuhan tidak terlihat mencurigakan.

Nozaki sang Don Juan Jepang menjalankan bisnis real estat, perusahaan penjual minuman keras, dan perusahaan peminjaman uang.

Dalam otobiografinya ia mengaku telah menghabiskan 3 miliar yen (Rp 396,3 miliar) untuk mengencani 4.000 wanita.

"Alasanku menghasilkan uang adalah untuk berkencan dengan gadis-gadis menarik," tulisnya dalam buku keluaran 2016 berjudul Don Juan of Kishu.

"Aku tidak tertarik pada mobil atau rumah. Sebaliknya, aku memiliki keinginan tak terbatas untuk berhubungan seks dengan gadis-gadis cantik," katanya dalam buku itu.

Nozaki membangun kekayaannya dari nol, berdagang segala sesuatu mulai dari potongan logam, kondom, hingga minuman keras, menurut situs web penerbit buku otobiografinya.

Dalam surat wasiatnya Don Juan Jepang ini berkata ingin menyumbang 1,3 miliar yen (Rp 171,7 miliar) ke kota Tanabe di prefektur Wakayama, tempat dia tinggal.

Akan tetapi karena separuh dari tanah miliknya menjadi milik jandanya di bawah hukum perdata, kota itu bernegosiasi dengan Sudo tentang pembagian uang, lapor Sankei Shimbun.

Beberapa bulan sebelum kematiannya Nozaki menulis di situs Gendai Business pada 2018.

Ia berkata yakin akan bahagia dengan menikahi Sudo, meski orang-orang sudah memperingatkan bahwa gadis itu mungkin hanya mengincar kekayaannya saja.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved