Breaking News:

Pengendara Masuk ke Siak Disuruh Swab Antigen di Pos Penyekatan Jembatan TASL

Pengendara luar daerah yang masuk ke Siak menjalani swab antigen di pos penyekatan.

Istimewa
Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto mengecek petugas medis untuk melakukan swab antigen kepada pengendara luar daerah di pos penyekatan jembatan TASL, Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Petugas di pos penyekatan jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) terus memperketat pengawasan terutama dengan melaksanakan swab antigen kepada pengendara luar daerah yang masuk ke Siak.

Jumat (21/5/2021), sedikitnya ada 28 pengendara dari luar daerah yang menjalani swab antigen di pos penyekatan tersebut.

Hasil swab antigen 28 pengendara itu semuanya non reaktif. Pelaksanaan swab antigen ini juga sempat disaksikan langsung Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto.

“Swab antigen ini merupakan langkah antisipasi mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak.
Siapapun yang masuk ke wilayah Siak baik usai mudik ataupun baru datang wajib melaksanakan tes swab antigen,” kata Gunar.

Jika hasil swab antigen ini reaktif, maka yang bersangkutan harus mengikuti isolasi mandiri. Swab antigen bagi masyarakat yang berasal dari luar daerah merupakan kebijakan dan kerjasama Instansi terkait di Kabupaten Siak.

Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah, 18 - 24 Mei 2021 masih diberlakukan pengetatan pemeriksaan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan keluar daerah ataupun yang kembali kedaerah asal setelah mudik.

“Di pos akan dicek hasil negatif tes antigen maksimal 1×24 jam, bagi yang tidak melengkapi hari ini kita akan melakukan tes swab antigen langsung di pos penyekatan, dan ini gratis,” kata Gunar.

Gunar menambahkan, kepada masyarakat yang hendak kembali ke wilayah kabupaten Siak usai mudik, wajib dinyatakan non-reaktif berdasarkan hasil tes swab antigen maksimal 1×24 jam.

Sesuai dengan skema masa pengetatan pasca peniadaan mudik.

Ia menyarankan kepada masyarakat untuk menjalani tes swab antigen mandiri di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit.

“Dokumen hasil tes negatif merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki,” ujar AKBP Gunar.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Siak agar kiranya tidak melakukan perjalanan keluar kota dan kalau pun terpaksa harap melengkapi syarat -syarat yang sudah ditetapkan.

Meminta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan 5 M, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan interaksi. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved