Breaking News:

Sidang Perselisihan Hasil Pilkada Rohul 2020, Pemohon Paslon Nomor Satu Tetap Urutan Terakhir

Sidang kedua Perselisihan Hasil Pilkada Rohul 2020 dilangsungkan pada Jumat (21/5/2021) di Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Humas MK
Kuasa Hukum Pihak Terkait Suryono Pane dan Sri Sugeng Pujiatmoko dalam persidangan Perkara PHP Bupati Rohul 2020 di Ruang Sidang MK. Sidang kedua Perselisihan Hasil Pilkada Rohul 2020, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohul, dilangsungkan pada Jumat (21/5/2021) di Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Sidang kedua Perselisihan Hasil Pilkada Rohul 2020, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohul, dilangsungkan pada Jumat (21/5/2021) di Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan jawaban Termohon yakni KPU Rohul dan Bawaslu itu dibacakan oleh Kuasa Hukum Termohon Sri Sugeng Pujiatmoko.

Dalam sidang tersebut, Sri Sugeng menolak seluruh dalil yang disampaikan oleh pihak Pemohon Paslon Nomor Urut Satu Hamulian Nasution dan Syahril Topan.

Menurut Sri Sugeng, berdasarkan hasil rekapitulasi PPK Tambusai Utara, hasil pemungutan suara dinilai tak mengalami perubahan secara signifikan.

"Justru yang terjadi adalah penambahan perolehan suara dari Paslon Nomor Urut 3 Hafith Syukri dan Erizal, sedangkan perolehan suara Pihak Terkait malah berkurang,” kata Sugeng.

Dalam persidangan itu, KPU Rohul Azhar Hasibuan mengatakan, hasil perolehan suara para pihak setelah dilakukan penjumlahan menjadi 49.007 milik Paslon Satu, 91.806 milik Paslon Nomor Dua Sukiman-Indra Gunawan dan terakhir 90.570 molok Paslon Nomlr Tiga Hafith Syukri-Erizal.

"Dengan demikian, jumlah total suara sah berjumlah 231.383 suara," kata Azhar.

Hal itu didukung pula oleh keterangan Ketua Bawaslu Rokan Hulh Fajrul Islami yang menyebut, adanya laporan pelanggaran tindak pidana pada PSU berjumlah dua laporan.

Pertama, laporan atas nama Alirman menyatakan adanya intimidasi pada karyawan PT Torganda yang disebut meminta KK dan KTP pemilih.

Menanggapi laporan itu, Bawaslu Rohul bersama dengan Sentra Gakkumdu Rohul sudah melakukan pendalaman dengan menghadirkan saksi dan alat bukti.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved