Breaking News:

Karantina 5 x 24 Jam, Daerah Tujuan Arus Balik Wajib Lakukan Langkah Preventif Cegah Penularan

Upaya pencegahan penularan Covid-19 harus maksimal dilakukan, termasuk bagi masyarakat yang pulang mudik.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ilustrasi seorang warga sedang mencuci tangan didekat halte TMP Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Upaya pencegahan penularan Covid-19 harus maksimal dilakukan, termasuk bagi masyarakat yang pulang mudik.

Pemerintah daerah (pemda) beserta Satgas daerah yang wilayahnya menjadi tujuan arus balik perlu bersiaga.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa perlu adanya antisipasi untuk mencegah penularan agar tidak meluas.

"Perlu adanya antisipasi. Maka pelaku perjalanan wajib karantina 5 x 24 jam. Karena mobilitas di masa pandemi adalah aktivitas berisiko," papar Wiku. 

Dan pos komando di desa/kelurahan setempat untuk mengawasi pelaksanaannya. Dan melaksanakan upaya preventif lainnya secara paralel misalnya testing dan tracing yang masif.

Hal ini demi meminimalisir peluang penularan COVID-19. Karena, data 15 Mei 2021 dari Polri, rapid test antigen acak dilakukan di 109 titik penyekatan sepanjaglng Pulau Sumatera, Jawa dan Bali.

Dari hasil tersebut, ditemukan 226 hasil positif dari 77.068 tes yang dilakukan.

"Kasus positif temuan di lapangan akan dirujuk ke pusat isolasi mandiri terdekat yang telah disiapkan satgas daerah," tambahnya.

Sementara pada pelaku perjalanan internasional, pemerintah masih mempersiapkan tahapan pembukaan travel corridor arrangement Singapura - Batam.

Tentunya mempertimbangkan kondisi pandemi di Singapura dan berbagai wilayah Indonesia.

Terutama Pulau Batam dan Bintan. "Keputusan yang diambil, tentunya mempertimbangkan keseimbangan pengendalian pandemi dan pemulihan ekonomi khususnya di sektor pariwisata," lanjutnya.

Selain melarang masuknya Warga megara asing (WNA) yang datang dari India, pemerintah juga akan mengatur WNA pemegang Kartu Izin Tinggal Sementara dan Kartu Izin Tingg Tetap (KITAS/KITAP).

Tujuannya, mencegah meningkatnya penularan dari pelaku perjalanan internasional.

Pemda Pelalawan, Riau Aktifkan Hotel untuk Isolasi OTG

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved