Breaking News:

Citra Dokter Indonesia Rusak Gegara Dokter Ini, Vaksin yang Harusnya Gratis Dijualnya, Ia Jadi Kaya

2 orang dokter melakukan tindakan maling dengan menjual vaksin kepad amasyarakat, padahal seharusnya gratis, mereka menjadi kaya raya

TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Ilustrasi vaksinasi (Foto hanya ilustrasi, suatu kegiatan vaksinasi di salah satu daerah di Riau) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketika masyarakat memberikan nilai yang sangat-sangat positif terhadap dokter di Indonesia, karena tetap memberikan layanan terbaik di masa Pandemi, namun kini rusak sudah.

Gara-gara nila setitik, rusaklah susu sebelanga, seperti itulah perumpamaannya.

Cuma karena kekurang ajaran dua orang dokter yang terlibat dalam skandal vaksin, membuat pandangan negatif masyarakat pun muncul.

Tak hanya mereka berdua, seorang ASN dan seorang lainnya juga telibat dalam praktek haram itu.

Mereka berempat terjerat dalam skandal penjualan vaksin ke masyarakat, dan mungkin jika mereka mati hari ini, akan langsung ditendang ke neraka.

Padahal seharusnya vaksin yang disuntikkan ke warga itu harusnya gratis.

Tapi kebiadaban membuat pelaku justru memungut biaya.

Aksi nakal nan kurang ajar ini dibongkar Polda Sumatera Utara.

Polda Sumut membongkar praktik penjualan vaksin Covid-19 secara ilegal di wilayah provinsi tersebut.

Pihak yang diduga terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut adalah oknum dokter dan aparatur sipil negara (ASN).

Seharusnya para maling bertitle sarjana ini belum berhak menjual vaksin tersebut, karena vaksin harus diberikan secara gratis.

Pengungkapan kasus penjualan vaksin ilegal ini berlangsung di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja XII Medan, Jumat (21/5/2021).

Dari hasil penyelidikan kepolisian, ada empat tersangka yang terlibat dalam penjualan vaksin ilegal ini.

Keempat tersangka yakni:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved