Breaking News:

Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi, Namun Terancam Tak Diusung PDIP Di Pilpres 2024

Berdasarkan survei Puspoll Indonesia, Ganjar Pranowo mendapatkan angka 22,0 persen dalam simulasi 3 nama. 

TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Meski bertengger di posisi 3 survei Puspoll Indonesia soal elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden (capres) 2024, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampaknya tak bakal diusung oleh PDIP

Partai besutan Megawati ini enggan mengusung Ganjar Pranowo lantaran dinilai terlalu ambisius menjadi presiden.

Berdasarkan survei Puspoll Indonesia, Ganjar Pranowo mendapatkan angka 22,0 persen dalam simulasi 3 nama. 

Tiga nama itu adalah Menhan RI Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Prabowo mendapatkan 27,6 persen dan Anies Baswedan 22,9 persen.

"Dari simulasi 3 nama, ada kecenderungan Pak Prabowo relatif lebih stagnan atau lebih sedikit mendapat tiupan suara dari nama-nama tokoh yang diuji tadi, tapi tiupan suara ke Anies Baswedan dan Ganjar," kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja.

Sinyal tak diusungnya Ganjar pada Pilpres 2024 oleh PDIP tampak dalam acara penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024 yang digelar di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah, di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021) kemarin.

Acara yang dihadiri oleh Puan Maharani itu malah tak mengundang Ganjar Pranowo

Padahal, acara itu digelar di wilayah yang dipimpin Ganjar Pranowo.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto mengatakan, Ganjar tak diundang dalam acara itu karena dianggap berseberangan perihal langkah pencapresan di 2024.  

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved