Breaking News:

Sengketa Lahan Tak Tuntas, Masyarakat di Sekip Hilir Inhu Usir Alat Berat Perusahaan

Sengeketa lahan antara masyarakat Kelurahan Sekip Hilir dan perusahaan PT Mentari masih terus berlanjut.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Sengeketa lahan antara masyarakat Kelurahan Sekip Hilir dan perusahaan PT Mentari masih terus berlanjut.

Bahkan pada Sabtu (22/5/2021) kemarin, masyarakat mengusir alat berat PT Mentari yang beroperasi di wilayah Kelurahan Sekip Hilir.

Hal ini dilakukan ketika masyarakat meminta agar bertemu dengan pimpinan perusahaan, namun lama ditunggu perwakilan pimpinan perusahaan juga tak hadir menemui masyarakat.

Supri Handayani atau yang akrab disapa Ando, perwakilan warga Sekip Hilir menjelaskan persoalan sengketa lahan ini sudah terjadi semenjak tahun 2019 lalu.

"Sudah lama sebenarnya persoalan ini, namun masyarakat menuntut pembagian lahan itu semenjak tahun 2018 dan tahun 2019. Bahkan sempat dimediasi dengan PT Alam Sari Lestari, yaitu perusahaan sebelum PT Mentari," kata Ando ketika diwawancarai Tribunpekanbaru.com.

Ando juga mengatakan selama proses mediasi tersebut, juga turut hadir perwakilan PT Mentari selaku perusahaan yang membeli aset-aset PT Alam Sari Lestari.

Namun diujung proses mediasi, pihak perusahaan mengganti para pekerja yang terlibat dalam mediasi tersebut. Oleh karena itu mediasi yang dilakukan tidak membuahkan kesepakatan hingga saat ini.

Menurut Ando, mereka meminta agar perusahaan menyerahkan lahan yang menjadi hak masyarakat Sekip Hilir.

"Kami ada sekitar 200 KK yang berhak atas lahan tersebut," katanya. Oleh karena tidak ada kesepakatan, masyarakat meminta perusahaan menghentikan operasi di lahan tersebut.

Terdapat lima unit alat berat yang beroperasi di lahan itu diusir oleh masyarakat.

Halaman
12
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved