Breaking News:

Berani Sekali Pria Ini, Marahi dan Pukul Polisi Gara-gara Ditegur tak Pakai Masker, Ternyata. . .

Berani sekali pria ini. Marahi dan pukul polisi gara-gara ditegur tak pakai masker. Belakangan terungkap sosoknya yang tak sembarangan

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh wendy CORNIQUET dari Pixabay
Marah besar, emosi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Berani sekali pria ini. Ditegur tak pakai masker, malaha pukul dan maki-maki polisi.

Ia seorang pengendara sepeda motor yang diberhantikan polisi karna tidak mematuhi protokol kesehatan tidak mengenakan masker.

Saat diberhantikan dan polisi memberikan teguran, ia malah balik marah-marah dan tak disangka-sangka dengan beraninya memaki dan memukul polisi.

Belakangan terungkap sosoknya yang ternyata bukan orang sembarangan.

Polisi mengamankan seorang pria berinisial H saat menggelar razia protokol kesehatan di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah.

Pasalnya, pria yang diketahui seorang residivis tersebut melakukan pemukulan terhadap petugas kepolisian saat diingatkan karena tak pakai masker.

Kapolres Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kejadian berawal saat petugas melakukan razia protokol kesehatan pada Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.

Saat kejadian itu, anggotanya menghentikan pelaku yang mengendarai sepeda motor lantaran tak mengenakan masker.

Saat coba diingatkan itu, pelaku bukannya mengakui kesalahannya tapi justru emosi dan melawan petugas. Bahkan, yang bersangkutan melakukan pemukulan kepada petugas tersebut.

"Yang bersangkutan melakukan pemukulan pada leher sebelah kiri serta memaki-maki petugas dengan kata-kata tidak pantas," kata Ade, Minggu.

Atas tindakan yang dilakukan itu pelaku langsung diamankan dan digelandang ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan dan Pasal 212 KUHP tentang ancaman kekerasan terhadap petugas.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan, pelaku diketahui seorang residivis kasus penganiayaan.

"Pernah menyerang salah satu cafe di Solo, dan dihukum penjara selama enam bulan lamanya," sebut Ade.

Demikian informasi terkait aksi nekat seorang pria yang berani mukul polisi. Terungkap latar belakangnya. (*)

Sumber Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved