Breaking News:

Bobroknya Pendataan Indonesia: 97 ribu ASN Misterius, 12 Tahun Digaji tapi Tidak Ada Orangnya

Bima pun menyebut temuan tersebut juga setelah adanya proses pemutakhiran data ASN, di mana Indonesia baru melakukannya dua kali.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Langgar Kode Etik PNS, Seorang ASN di Inhu Dinonjobkan dari Jabatan Sekretaris Dinas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang misterius yang ditemukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat heboh.

Ada hampir 100.000 data ASN yang misterius ditemukan.

Dalam tayangan Kick-Off Meeting Pemutakhiran Data Mandiri ASN dan PPT non ASN YouTube BKN #ASNKINIBEDA, Senin (24/5/2021), hal tersebut dikatakan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana. 

Dirinya mengungkapkan, tepatnya ada sekitar 97.000 data ASN atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang misterius sejak tahun 2002 hingga tahun 2014.

"Ternyata hampir 100.000 tepatnya 97.000 data (ASN) itu misterius dibayarkan gajinya, dibayar iuran pensiun tapi tidak ada orangnya," ujar Bima.

Bima pun menyebut temuan tersebut juga setelah adanya proses pemutakhiran data ASN, di mana Indonesia baru melakukannya dua kali.

Baca juga: Bikin Deg-Degan, Jaksa Kantongi Nama Tersangka Dugaan Korupsi di RSUD Bangkinang, Pelaku Banyak

Baca juga: NASIB TRAGIS Siswa MA di Kudus: Diperkosa, Dianiaya & Dibunuh Ayah Kandungnya di Dapur

Baca juga: UPDATE Korupsi Bansos: Anak Buah Juliari Batubara Disebut Minta Jatah Rp 2000 Per Paket Bansos

Bima menyebut di mana proses tersebut dilakukan pada tahun 2002 dan tahun 2014.

Proses pemutakhiran data ASN pada tahun 2002 diakui Bima menggunakan sistem yang masih manual, dan diperlukan waktu yang lama juga biaya yang sangat besar.

"Proses yang mahal dan lama itu tidak menghasilkan data yang sempurna masih banyak yang perlu dimutakhirkan, dilengkapi, bahkan masih banyak juga data-data yang palsu," ujar Bima.

"Pada tahun 2014 kita melakukan kembali pendataan ulang PNS, tapi pada saat itu kita sudah melakukannya secara elektronik dan dilakukan oleh masing-masing PNS sendiri bukan dilakukan oleh Biro Kepegawaian SDM BKD hingga lainny," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved