Breaking News:

Jalan Muzaffarsyah Siak Bertabur Sampah, Potret Buruk Pedestrian Wisata di Kota Istana

Sangat disayangkan, Jalan Muzaffarsyah Siak bertabur sampah, potret buruk pedestrian wisata di Kota Istana

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Sampah plastik di trotoar dan rumput di pedestrian wisata, Jalan Muzaffarsyah, Siak Sri Indrapura, Minggu (23/5/2021). Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar menyebut jalan itu menjadi jalan pedestrian ikonik pertama di Provinsi Riau.

Jalur pedestrian ini dibangun karena terinspirasi dari pedestrian modern seperti Orchad Road Singapura, dan Braga Road Kota Bandung.

“Dengan adanya informasi banyaknya sampah di sana memang membuat kita kecewa. Ini akan kita teruskan ke dinas terkait agar ada petugas kebersihan yang datang ke jalan itu setiap hari,” kata dia.

Selain itu, Irving juga mengingatkan masyarakat agar mempunyai kesadaran tinggi untuk membuang sampah pada tempatnya.

Sebab di jalan itu sudah dilengkapi dengan fasilitas buang sampah atau tong sampah yang memadai.

Terkait jalan itu ia menceritakan, bahwa jalan itu memadukan tiga ciri dan karakteristik Kota Siak Sri Indrapura.

Kini Siak telah menyandang status sebagai kabupaten hijau (green distrct), kota pusaka (heritage city) dan kota pintar (smart city).

Jalur pedestrian sepanjang 900 meter ini membelah hutan kota Arwinas dan Balai Kayang II.

Lebarnya 3 meter dijalur kanan dan 1,5 meter di jalur kiri.

Jalan tersebut lengkap dengan jalur pemandu bagi penyandang disabilitas, serta dilengkapi 3 pedestrian plaza dengan lebar 5 meter.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved