Breaking News:

Kasus Karhutla Korporasi di PN Siak, Direktur Dipenjara 1 Tahun dan Korporasi Dipidana Denda Rp5,5 M

Majelis hakim PN Siak Sri Indrapura memvonis Direktur Operasional PT Duta Swakarya Indah (DSI) Misno dengan 1 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak Sri Indrapura memvonis Direktur Operasional PT Duta Swakarya Indah (DSI) Misno dengan 1 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dalam kasus Karhutla korporasi.

Selain itu hakim juga memvonis korporasi perusahaan perkebunan kelapa sawit itu dengan pidana denda Rp 1 miliar dan denda tambahan Rp 4,5 miliar.

Sidang kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT DSI tersebut berlangsung, Senin (24/5/2021) di PN Siak.

Terdakwa Misno dan korporasi PT DSI yang diwakili Darles hadir didampingi Penasehat Hukum (PH)-nya Aksar Bone, SH.

Putusan ini dibacakan secara bergantian oleh Hakim Ketua Rozza El Afrina dan 2 hakim anggota Risca Fajarwati dan Farhan Mufti Akbar.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Pricilia hadir melalui layar virtual.

Dalam sidang tersebut, majlis hakim mengatakan terdapat unsur kelalaian Direktur Operasional dan PT DSI pada kasus Karhutla yang terjadi pada 2020 lalu.

Kejadian Karhutla tersebut seluas 9,41 Ha, yang menyebabkan kerusakan terhadap bakumutu air dan udara.

PT DSI juga tidak mempunyai kelengkapan sarana dan prasarana pengendalian Karhutla.

“PT Duta Swakarya indah tudak didukung oleh Saspras pengendalian Karhutla yang memadai. Majlis berpendapat ini sebagai kelalaian, menyebabkan kerusakan bakumutu air, udara dan gambut. Karena kelallaian ini mengakibatkan kerusakan lingkungan,” kata majlis hakim.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved