Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 di Dumai Sasar Warga yang Rentan Terpapar Covid-19, Pemuka Agama hingga Pedagang

Target vaksinasi Covid-19 di Dumai akan menyasar warga yang rentan terpapar Covid-19, mulai dari pemuka agama hingga pedagang

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Vaksinasi Covid-19 di Dumai Sasar Warga yang Rentan Terpapar Covid-19, Pemuka Agama hingga Pedagang. Foto: Pemerintah Kota Dumai menerima 50.000 dosis vaksin Sinovac. Vaksin diserahkan langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar kepada Walikota Dumai Paisal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RIAU - Target vaksinasi Covid-19 di Dumai akan menyasar warga yang rentan terpapar Covid-19, mulai dari pemuka agama hingga pedagang.

Target vaksinasi Covid-19 di Dumai ini disampaikan Walikota Dumai Paisal setelah Pemko Dumai menerima 50.000 dosis Vaksin Covid-19 Sinovac China.

Vaksin Covid-19 Sinovac China untuk vaksinasi Covid-19 di Dumai itu diserahkan langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar kepada Walikota Dumai Paisal di Puskesmas Purnama Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai pada Minggu (24/5/2021).

Hadir pada kesempatan itu, Kapolda Riau, Danrem 031/Wirabima, Kajati Riau, Kapolres Dumai, Dandim 0320/Dumai, Plt Kepala Dinas Kesehatan Dumai dan undangan lainnya.

Selain menyerahkan 50.000 vaksin Sinovac, Gubernur juga memberikan bantuan 70 Pisces Ice Gel Pack, 10 Coolbox 5,5 Liter dan 2 Coolbox 22 Liter dan 50 Pisces Pulse Oxy Metri.

Usai menyerahkan bantuan vaksin Sinovac, Gubernur dan rombongan meninjau langsung proses screning dan penyuntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Purnama.

Dalam keterangan Pers, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, bantuan vaksin tersebut sesuai arahan Bapak Presiden RI untuk menekan angka penularan Covid-19 di Riau.

Gubernur menjelaskan jatah vaksin sebanyak 50.000 dosis dengan merk Sinovac harus dihabiskan dalam waktu satu Minggu ke depan sesuai perintah Bapak Presiden, dengan sasaran prioritas lansia, pemuka agama, pemuka masyarakat, pelayan publik, pelaku usaha seperti UMKM, para pedagang, sebab mereka berhadapan langsung dengan masyarakat.

Gubernur berharap, setelah vaksinasi, dua Minggu kedepan terjadi penurunan kasus penularan Covid-19, sebab Kota Dumai dan Pekanbaru masuk daerah yang penularannya cukup tinggi.

Selain itu, Gubernur mengintruksikan ke Satgas Covid-19 Kota Dumai agar melakukan tracing terhadap siapa saja yang pernah kontak erat dengan masyarakat yang positif Covid-19.

"Tracing dilakukan minimal 15 sampai 20 orang yang pernah kontak erat, agar kasus penularannya dapat dikendalikan," harap Gubernur.

Gubernur juga meminta semua pihak terkait, Satgas Covid-19 dibantu TNI dan Polri melakukan pengawasan ketat terhadap pendatang. Termasuk kapal yang berlabuh di Pelabuhan Dumai harus diawasi dengan ketat.

"Deteksi dini siapa saja yang masuk dengan melakukan Rapid Antigen, setelah itu harus diisolasi minimal 5 hari.

Setelah 5 hari jika sehat bisa beradaptasi dengan warga lainnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved