Breaking News:

Warga Pekanbaru Jangan Kaget Dengar Jet Tempur Malam Hari, Ini Penjelasan Lanud RSN

Sejak Senin (24/5/2021) malam kemarin, masyarakat Pekanbaru mendengar suara jet tempur di malam hari.

Istimewa
Sejak Senin (24/5/2021) malam kemarin, warga Pekanbaru mendengar suara jet tempur di malam hari. Personel Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, menggelar latihan terbang malam, sejak Senin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak Senin (24/5/2021) malam kemarin, warga Pekanbaru mendengar suara jet tempur di malam hari.

Masyarakat tak perlu lagi bertanya-tanya ada apa gerangan karena pihak Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru telah memberikan keterangan.

Ternyata personel Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, menggelar latihan terbang malam, sejak Senin.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung sampai pada Kamis (27/5/2021).

Latihan ini digelar dalam rangka meningkatkan kemampuan profesiensi para penerbang TNI AU.

Sejak Senin (24/5/2021) malam kemarin, warga Pekanbaru mendengar suara jet tempur di malam hari. Personel Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, menggelar latihan terbang malam, sejak Senin.
Sejak Senin (24/5/2021) malam kemarin, warga Pekanbaru mendengar suara jet tempur di malam hari. Personel Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru, menggelar latihan terbang malam, sejak Senin. (Istimewa)

Komandan Lanud (Danlanud) RSN, Marsma TNI Andi Kustoro mengatakan, Skadron Udara (Skadud) 12 dan Skadud 16 Wing 6 Lanud RSN, akan melaksanakan latihan night flight (terbang malam), untuk meningkatkan kesiapan operasi.

Latihan terbang malam meliputi navigasi, intersepsi malam, dan night air combat tactic.

"Terbang malam yang dimaksudkan adalah untuk meningkatkan keahlian, guna meraih kemampuan profesiensi para penerbang termasuk kesiapan ground crew pesawat TNI AU," ungkap dia.

"Ini untuk mengantisipasi kemungkinan akan terjadinya gangguan dan ancaman serta pelanggaran wilayah udara Indonesia oleh pihak lain, baik yang datang pada waktu siang hari maupun pada malam hari," sambung Danlanud.

Lanjut dia, latihan terbang malam ini dilaksanakan secara periodik, guna terus melatih, mengasah, serta meningkatkan kemampuan dari para penerbang Skadud 12 maupun 16.

Supaya para penerbang tempur secara berjenjang dapat meningkatkan pengalaman dan profesinya.

"Selain melibatkan para teknisi dan crew dari Skadud 12 dan Skadud 16, juga unsur personel pendukung penerbangan lainya seperti petugas PLLU, Meteorologi, Crashteam dan lain-lain, yang merupakan implementasi dari aplikasi pelaksanaan program kerja Lanud Roesmin Nurjadin," tutur Andi.

Ia berharap kepada seluruh penerbang beserta crew dan pendukung, untuk dapat melaksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh.

Para personel diminta tetap memperhatikan keselamatan terbang dan kerja sehingga seluruh rangkaian latihan dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tak kurang suatu apapun.

"Dalam setiap latihan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT, mohon keselamatan, agar latihan ini berjalan dengan aman dan lancar. Kemudian di masa pandemi Covid-19, protokol kesehatan tetap dijalankan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Berita Pekanbaru lainnya

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved