Breaking News:

Arab Saudi: Pengeras Suara hanya Untuk Azan & Ikamah, BERIKUT Hadits yang Digunakan

azan adalah azan pertama, sedangkan Iqamat adalah azan kedua saat imam shalat telah mengambil tempatnya menghadap ke arah Kakbah

Editor: Firmauli Sihaloho
Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Tarawih di Arab Saudi dibatasi maksimal 30 menit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah Arab Saudi menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh pengelola masjid agar hanya menggunakan pengeras suara saat azan dan ikamah.

Dilansir dari Saudi Gazzete, surat edaran tersebut dikeluarkan oleh Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, Sheikh Dr Abullatif Bin Abdulaziz Al-Sheikh, Minggu (23/5/2021).

Suran edaran itu menyebutkan untuk membatasi penggunaan pengeras suara hanya untuk azan dan ikamah dan menurunkan volume pengeras suara ke tingkat sepertiga.

Dijelaskan, azan adalah azan pertama, sedangkan Iqamat adalah azan kedua saat imam shalat telah mengambil tempatnya menghadap ke arah Kakbah dan shalat akan segera dimulai.

Surat edaran tersebut didasarkan pada Hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan:

"Sesungguhnya Anda masing-masing memanggil Tuhannya dengan tenang.

Yang satu tidak harus merepotkan yang lain dan yang satu tidak harus meninggikan suara dalam pelafalan atau dalam doa di atas suara yang lain. "

Aturan tersebut juga didasarkan pada fatwa oleh sebagian besar ulama Islam senior seperti Sheikh Mohammed bin Saleh Al Othaimeen dan Saleh Al Fawzan, bahwa pengeras suara di masjid hanya boleh digunakan untuk azan dan ikamah.

Baca juga: Terbirit-birit Dikejar Polisi, Ternyata Di Rumah Pria Bertato Ini Ada Timbangan Digital, Kaca Pirex

Baca juga: Awalnya Pinjam HP Teman, Pria Ini Langsung Ngamuk Saat Lihat Ada Video Tak Senonoh Adiknya

Baca juga: Wakil Gubernur Gelar Pesta Di Tengah Pandemi cOVID-19, Undangannya Capai 2.000 Orang

Alasan pembatasan

Diketahui, surat edaran yang dirilis pada Senin (24/5/2021) oleh kementerian terbit setelah memperhatikan bahwa pengeras suara eksternal yang digunakan selama shalat dinilai merugikan pasien, orang tua, dan anak-anak yang bermukim di sekitar masjid.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved