Breaking News:

CPI Dilaporkan Warga, Disebut Cemari 429 Lokasi Tanah di Kawasan Blok Rokan, Ini Kata Gubernur Riau

PT Chevron Pasific Indonesia atau PT CPI dilaporkan warga, disebut telah mencemari 429 lokasi tanah di kawasan Blok Rokan .

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nolpitos Hendri
Dok SKK Migas
CPI Dilaporkan Warga, Disebut Cemari 429 Lokasi Tanah di Kawasan Blok Rokan, Ini Kata Gubernur Riau. Foto: Pumping Unit, ladnag minyak Duri Field di Blok Rokan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT Chevron Pasific Indonesia atau PT CPI dilaporkan warga, disebut telah mencemari 429 lokasi tanah di kawasan Blok Rokan .

Tanah Terkontaminasi Minyak atau TTM oleh PT CPI ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jelang peralihan pengelolaan blok Rokan dari PT CPI ke PHR .

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau sudah menerima 429 pengaduan dari masyarakat terkait TTM oleh PT CPI ini.

Selain ke DLHK, pengaduan TTM di kawasan ladang minyak Blok Rokan ini ada yang langsung disampaikan masyarakat ke Chevron dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. 

"Itu kalau tak salah pengaduan masyarakat yang disampaikan ke KLHK ada 132 lokasi, dan yang disampaikan ke DLHK sebanyak 297 lokasi," kata Kepala DLHK Riau, Ma'Mun Murod, Rabu (26/5/2021). 

Murod mengungkapkan, dari laporan yang pihaknya terima tersebut beberapa sudah ditindaklanjuti dan diselesaikan.

Namun masih ada juga yang belum tuntas hingga saat ini. 

"Pengaduan itu sudah kita tindaklanjuti. Sudah banyak yang selesai, dari ratusan pengaduan ke KLHK yang kita bantu pendampingan itu ada yang sudah selesai sekitar 85 lokasi," ujarnya. 

Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mendapat kepastian terkait penyelesaian pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak di Blok Rokan, Provinsi Riau. 

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengaku telah membicarakan masalah TTM Chevron saat melakukan pertemuan dengan Direktur Pertamina Hulu Rokan, yang menangani Blok Rokan pasca alih kelolah dari CPI ke Pertamina. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved