Breaking News:

Pelaku Memang Sudah Niat, Bus yang Ditumpangi Kakek Sepuh Diadang, Korban Lalu Dibacok Berkali-kali

Iskandar (71) menjadi korban pembacokan brutal oleh MN (55) tetangganya sendiri hingga kritis. Pelaku beraksi di atas bus yang ditumpangi korban.

Editor: CandraDani
istimewa/Tribun Sumsel
Kakek berusia 71 tahun menunjukkan lukanya usai dibacok oleh tetangganya sendiri, pelaku kini melarikan diri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Iskandar (71) menjadi korban pembacokan secara brutal oleh tetangganya sendiri hingga kritis.

Korban merupakan seorang petani warga Dusun Tanjung Rejo, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.

Sedangkan pelaku berinisial MN (55) yang juga seorang petani.

Peristiwa mengerikan itu terjadi ketika korban hendak pergi ke daerah Muara Dua dengan menumpang Mobil Bus Minanga, Selasa (25/5/2021)

Namun sesampainya di Dusun III Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Buay Madang, tiba-tiba pelaku menyetop mobil tersebut secara paksa dan masuk ke dalam mobil.

Baca juga: Satu Bukti Mengapa Selingkuh Itu Dilarang, Kapal Roro Milik Pemkab Ikut Jadi Korban, Ini Kisahnya

Pelaku langsung membacok korban berulang kali dan mengenai bagian lengan tangan kiri bagian atas, pipi sebelah kiri, dan leher bagian belakang.

Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka robek yang parah sampai tulang rahang sebelah kirinya kelihatan.

Setelah pelaku melakukan aksi sadis itu, ia langsung melarikan diri.

Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Sukaraja untuk mendapatkan perawatan pertama, namun karena keadaan luka yang parah selanjutnya korban dirujuk ke Rumah sakit umum Martapura.

Kasat Reskrim Polres OKU Timur Akp I Putu Suryawan didampingi Kapolsek Buay Madang Iptu Jumeidi melalui Kasubbag Humas Polres OKU Timur Iptu Edi Arianto mengungkapkan adapun motif pembacokan tersebut didasari masalah batas tanah perkarangan rumah, pelaku dan korban tinggal bersebelahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved