Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Walikota Dumai Sempat Was-was Saat Disuntik Vaksin Covid-19

Setelah di suntik Vakisin dosis pertama, Walikota Dumai, Paisal mengaku, sangat laga, karena memang dirinya jarang suntik‎. 

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pemerintah Kota Dumai mulai  menggelar Kegiatan Vaksinasi Massal PNS dan Non PNS di Kota Dumai.

Kegiatan Vaksinasi Massal PNS dan Non PNS di Lingkungan Pemerintah Kota ‎Dumai, yang ‎dilaksanakan pada Rabu, (26/5/2021)  bertempat di Balai Sri Bunga Tanjung, langsung di pimpin oleh Walikota Duma, Paisal. 

Pada kegiatan ‎Kegiatan Vaksinasi Massal di Lingkungan Pemerintah Kota ‎Dumai, tersebut, Walikota Dumai, Paisal disuntik Vaksin dosis pertama. 

Saat proses penyuntikan Vaksin, Paisal terlihat grogi, bahkan sesekali menyebutkan "Sakit tak" kepada tim medis yang akan menyuntikan Vaksin. 

Meskipun terlihat takut untuk disuntik, Paisal tetap di vaksin dan proses Vaksinasi terhadap Walikota Dumai, dan Ketua TP PKK ‎Dumai, berjalan dengan lancar dan aman. 

Setelah di suntik Vakisin dosis pertama, Walikota Dumai, Paisal mengaku, sangat laga, karena memang dirinya jarang suntik‎. 

"Ya awalnya berdebar-debar, namanya juga kena suntik, karena memang saya sangat jarang di suntik, tapi ini demi kepentingan kita semua," ucapnya, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu.

Paisal menjelaskan, bahwa setelah disuntik Vaksin dosis pertama ini, ia tidak merasakan hal yang aneh, dan rasanya seperti biasa, tak ada efek samping lainnya.

‎Dirinya berharap dengan ia telah di Vaksin bisa menambah keyakinan masyarakat untuk mau di Vaksin, karena Dumai, telah mendapatkan bantuan Vaksin Sinovac dari Pemerintah pusat sebanyak 50 ribu dosis. 

‎"Vaksin Sinovac ini halal dan aman dan sudah diakui oleh MUI, jadi jangan takut untuk di vaksin, mari sukseskan Vaksinasi massal ini," jelasnya. 

Paisal meminta kepada seluruh kepala OPD di Pemko Dumai, untuk mengecek anggotanya yang tidak mau di vaksin, dan yang sudah di Vaksin. 

"Laporkan ke saya kalau ada PNS atau honorer yang secara fisik bisa di vaksin namun tak mau di vaksin, karena ini penting untuk mensukseskan Vaksinasi massal ini," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved