Breaking News:

Covid-19 di Inhu Tertinggi Kedua di Riau, PJ Bupati Inhu Targetkan Menurun, Ini yang akan Dilakukan

Masuk zona merah, kasus Covid-19 di Inhu tertinggi kedua di Riau, sehingga PJ Bupati Inhu menargetkan akan menurunkan kasus tersebut dalam 2 minggu.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Gambar oleh fernando zhiminaicela dari Pixabay
ilustrasi covid-19. Masuk dalam zona merah, kasus Covid-19 di Inhu tertinggi kedua di Riau, sehingga PJ Bupati Inhu menargetkan akan menurunkan kasus tersebut dalam dua minggu ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Masuk dalam zona merah, kasus Covid-19 di Inhu tertinggi kedua di Riau, sehingga PJ Bupati Inhu menargetkan akan menurunkan kasus tersebut dalam dua minggu ini.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Inhu dalam dua hari belakangan terus melonjak, misalnya pada tanggal 25 Mei 2021 kemarin penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Inhu mencapai 138 kasus.

Kemudian pada tanggal 26 Mei 2021 kemarin, kasus positif Covid-19 di Inhu bertambah sebanyak 27 orang. 

Pemerintah Kabupaten Inhu saat ini berupaya menurunkan kasus Covid-19.

Seperti yang disampaikan oleh j Bupati Inhu, Chairul Riski ketika diwawancarai Tribunpekanbaru.com menargetkan bahwa dalam dua minggu ke depan grafis kasus Covid-19 di Inhu mulai melandai.

"Kita targetkan dalam 14 hari ke depan, grafis kasus Covid-19 di Inhu mulai melandai," ujarnya.

Untuk itu, Pemkab Inhu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melaksanakan upaya tracking dan tracing terhadap kontak erat pasien Covid-19.

"Gubernur Riau senang dengan upaya tracking dan tracing yang kita lakukan, biarlah zona merah namun kita bisa dengan cepat melakukan penanganan Covid-19 di Inhu," katanya. 

Untuk penanganan pasien Covid-19 di Inhu, Pemkab Inhu sudah menambah ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat.

Sesuai data dari RSUD Indrasari Rengat sebanyak 41 pasien Covid-19 tengah menjalani perawatan di RSUD Indrasari Rengat. 

Selain itu, Pemkab Inhu terus mendorong pelaksanaan vaksinasi. Chairul Riski mengatakan bahwa saat ini tersedia 15 ribu vaksin di Inhu.

Bahkan untuk mencukupi target vaksinasi, Pemkab Inhu kembali mengajukan permintaan vaksin ke Pemerintah Provinsi Riau. 

Pj Bupati Inhu juga berharap kerjasama dari seluruh elemen. Ia juga turut mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit) 

Berita Inhu

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved