Breaking News:

Gerhana Bulan Total di Tembilahan Tertutup Awan, Warga Berkumpul di Dermaga dan Gelar Salat Sunnah

Gerhana bulan total di Tembilahan tertutup awan, warga berkumpul di dermaga dan gelar salat sunnah di masjid

Gerhana Bulan Total di Tembilahan Tertutup Awan, Warga Berkumpul di Dermaga dan Gelar Salat Sunnah - gerhana-bulan-di-dermaga-tembilahan.jpg
TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
Gerhana Bulan Total di Tembilahan Tertutup Awan, Warga Berkumpul di Dermaga dan Gelar Salat Sunnah. Foto:Fenomena gerhana bulan di dermaga pelabuhan parit 15 Tembilahan Hilir, Inhil, Riau
Gerhana Bulan Total di Tembilahan Tertutup Awan, Warga Berkumpul di Dermaga dan Gelar Salat Sunnah - warga-abadikan-gerhana-tembilahan.jpg
TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
Warga menyaksikan gerhana bulan di dermaga pelabuhan parit 15 Tembilahan Hilir, Inhil, Riau
Gerhana Bulan Total di Tembilahan Tertutup Awan, Warga Berkumpul di Dermaga dan Gelar Salat Sunnah - salat-gerhana-di-tembilahan.jpg
TRIBUNPEKANBARU/TM FADHLI
Salat sunnah gerhana di Masjid Jami Al Ghulam Jalan Keritang, Tembilahan Hilir, Inhil, Riau.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Gerhana bulan total di Tembilahan tertutup awan, warga berkumpul di dermaga dan gelar salat sunnah di masjid.

Fenomena gerhana bulan total perigee (super blood moon) disambut sejumlah masyarakat Tembilahan, Inhil, Riau dengan menggelar salat sunnah gerhana.

Masyarakat mengikuti salat sunnah gerhana di Masjid Jami' Al Ghulam Jalan Keritang, Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, Rabu (26/5/2021) malam.

Pengurus masjid menyelenggarakan salat sunnah dengan imam dan khatib, yaitu Ustadz H Muhammad Syahriza Saleh ba'da salat Maghrib atau sekitar pukul 18.40 WIB.

Jemaah sekitar masjid tampak antusias mengikuti pelaksanaan shalat gerhana bulan yang sebelumnya memang telah diumumkan oleh pengurus masjid.

“Memang setelah ashar tadi kita umumkan juga. Alhamdulillah jamaahnya cukup ramai,” ungkap Masri, pengurus Masjid Jami’ Al Ghulam Tembilahan.

Menurut Masri, pelaksanaan salat sunnah ini sudah menjadi tradisi di setiap terjadi gerhana bulan atau matahari sehingga selalu di adakan salat sunnah.

“Walaupun hanya beberapa masjid yang baru mengadakan seperti ini. Semoga ke depannya semua masjid atau surau bisa melaksanakan ini,” harap Masri.

Masri menambahkan, penyelenggaran shalat sunnat ini dilaksanakan juga sebagai pembelajaran dan pemahaman kepada masyarakat bahwa kejadian gerhana itu atas izin Allah dan satu di antara tanda kebesaran-Nya.

"Gerhana bulan satu tanda kebesaran Allah SWT, tidak ada kaitannya dengan akan terjadinya bala atau musibah, meninggalnya seseorang seperti yang terjadi zaman nabi dulu,” ujar Masri.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved