Breaking News:

Pencurian di Inhil Terekam CCTV, Pelaku Gasak Ratusan Juta Rupiah dari Rumah Mewah

Pencurian di Inhil terekam CCTV, kejadian di rumah mewah dan pelaku gasak ratusan juta rupiah dari rumah mewah.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Ariestia
Polres Inhil
Pencurian di Inhil terekam CCTV, kejadian di rumah mewah dan pelaku gasak Rrtusan juta rupiah dari rumah mewah. Pelaku berinisial AN beserta barang bukti berhasil diamankan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHANPencurian di Inhil terekam CCTV, kejadian di rumah mewah dan pelaku gasak ratusan juta rupiah dari rumah mewah.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi petunjuk bagi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Inhil dalam mengungkap pelaku spesialis pembobol rumah mewah.

Kali ini pelaku beraksi menggasak rumah di Jalan Swarna Bumi Tembilahan di Jalan Swarna Bumi Nomor 65, RT 004 RW 005, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil.

Korban yang merupakan pemilik rumah melihat seorang laki – laki saat memutar kembali waktu rekaman CCTV yang ada di ruang keluarga pada hari Rabu pukul 19.00 WIB.

Pemilik rumah melihat seorang laki-laki yang tidak dikenalinya masuk ke dalam rumah, barulah dari situ korban menyadari bahwa rumahnya sudah dimasuki maling dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Inhil untuk ditindak lanjuti.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Esra menuturkan, setelah dilakukan penyelidikan dan keterangan dari para saksi, pelaku berhasil di identifikasi dan diamankan Sat Reskrim Polres Inhil.

“Pelaku inisial AN (35) beralamat di Tembilahan ini mengakui perbuatannya, dan pelaku di jerat dengan pasal 363 KUH.Pidana dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,” jelas Ipda Esra Kamis (27/5/21).

Lebih lanjut, Ipda Esra mengisahkan, korban atau pemilik rumah berinisial Y baru menyadari rumahnya porak poranda digasak maling pada Kamis (20/5/2021).

Korban sedang yang berada di Pekanbaru baru mengetahui peristiwa itu saat meminta tolong kepada keluarganya yang tinggal di Jalan Pendidikan Tembilahan.

Pada saat itu korban meminta tolong untuk mengambil paket dari seorang kurir yang sudah menunggu diluar pagar rumahnya.

Setelah paket diambil, keluarga tersebut melihat lampu di dalam rumah korban masih menyala dan melaporkannya ke korban.

korban lalu meminta kembali keluarganya itu untuk mematikan lampu di dalam rumah, saat itulah keluarga korban tersebut melihat rumah dan isinya dalam keadaan porak-poranda.

Setelah mendapat laporan bahwa keadaan isi rumahnya yang berantakan, korban lalu bergegas pulang ke Tembilahan dan melihat sendiri keadaan rumah yang berantakan dan memeriksa barang berharganya yang hilang.

“Sejumlah perhiasan dan MacBook korban hilang dengan mengalami kerugian kurang lebih Rp 200 juta,” pungkas Ipda Esra. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Berita Inhil lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved