Breaking News:

Satu Orang Langsung Hirup Udara Bebas,Narapidana Beragama Budha di Riau Terima Remisi Khusus Waisak

Satu orang langsung hirup udara bebas, narapidana beragama Budha di Riau terima remisi khusus hari raya Waisak

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Satu Orang Langsung Hirup Udara Bebas, Narapidana Beragama Budha di Riau Terima Remisi Khusus Waisak. Foto:Pemberian Remisi Khusus (RK) bertepatan dengan Hari Raya Waisak, Rabu (26/5/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Satu orang langsung hirup udara bebas, narapidana beragama Budha di Riau terima remisi khusus hari raya Waisak.

Sebanyak 70 orang narapidana penganut agama Budha penghuni Lapas dan Rutan di Riau, menerima Remisi Khusus (RK) bertepatan dengan Hari Raya Waisak, Rabu (26/5/2021).

RK ini diberikan oleh jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Riau, secara serentak di seluruh cabang Lapas dan Rutan di Bumi Lancang Kuning.

Dari jumlah 70 orang tersebut, sebanyak 69 orang mendapatkan RK I, atau pengurangan masa hukuman sebagian.

Dan 1 orang diantaranya mendapatkan RK II atau dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan pengurangan masa hukumannya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Pujo Harinto memaparkan, remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta turut aktif mengikuti program pembinaan di Lapas dan Rutan.

"Pemberian remisi merupakan wujud negara hadir untuk memberikan perhatian dan penghargaan bagi narapidana untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik, dan tidak melakukan pelanggaran," ujarnya.

"Diharapkan pemberian remisi dapat memotivasi narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari," imbuh Pujo.

Ia merincikan, Lapas Kelas IIA Bengkalis menjadi penerima remisi paling banyak yaitu sebanyak 19 orang narapidana.

Disusul Lapas Kelas IIA Pekanbaru sebanyak 14 orang narapidana, dan Rutan Kelas I Pekanbaru sebanyak 8 narapidana.

"Untuk RK II atau langsung bebas, narapidananya ada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru," terang Kakanwil Kemenkumham Riau.

Sementara itu dipaparkannya, saat ini jumlah narapidana atau warga binaan yang menghuni Lapas dan Rutan di Riau, tercatat ada sebanyak 13.703 orang.

Padahal kapasitas hunian hanya sebanyak 4.455 orang, sehingga terjadi kelebihan kapasitas sebanyak 208 persen.

Secara nasional, Kemenkumham RI memberikan RK Waisak kepada 1.078 dari 2.069 narapidana beragama Budha di seluruh Indonesia, dengan 12 orang diantaranya langsung bebas setelah menerima RK II.

Pemberian remisi ini diklaim berhasil menghemat anggaran makan narapidana sebanyak Rp633.165.000 dengan rincian Rp624.495.000 dari 1.066 narapidana penerima RK I dan Rp8.670.000 dari 12 narapidana penerima RK II.

Tahun ini, narapidana terbanyak mendapat RK Waisak berasal dari Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara sebanyak 221 orang.

Kanwil Kemenkumham Banten sebesar 153 orang dan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat berjumlah 140 orang.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved