Breaking News:

Ternyata Seratusan Tenaga Kerja Luar Daerah Masuk ke Pelalawan Tak Dilengkapi Surat Bebas Covid-19

Ternyata seratusan tenaga kerja (Naker) luar daerah masuk ke Pelalawan tak dilengkapi surat bebas Covid-19.

Istimewa
Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada Rabu (26/05/2021) lalu ke beberapa mess pekerja yang didatangkan dari luar daerah. Ternyata seratusan tenaga kerja (Naker) luar daerah masuk ke Pelalawan tak dilengkapi surat bebas Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Ternyata seratusan tenaga kerja (Naker) luar daerah masuk ke Pelalawan tak dilengkapi surat bebas Covid-19.

Hal itu diketahui saat Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada Rabu (26/05/2021) lalu setelah menggelar rapat koordinasi penanggulangan pandemi Covid-19.

Tim Satgas Covid-19 yang dipimpin Bupati Pelalawan H Zukri sebagai ketua, Ketua DPRD Baharudin, Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, Pabung Dandim 0313 Mayor Salman Tarigan, Sekdakab Tengku Mukhlis, serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun perusahaan swasta.

Usai rapat di kediaman Bupati Zukri, rombongan bergerak untuk mengecek informasi adanya seratus pekerja dari luar daerah masuk ke Pelalawan, khususnya di Pangkalan Kerinci.

Tenaga Kerja (Naker) yang didatangkan dari luar Pelalawan ini diinapkan di beberapa Rumah Toko (Ruko) sebelum bekerja di sebuah perusahaan swasta di Pangkalan Kerinci.

Ruko tersebut dijadikan sebagai mess atau tempat tinggal para pekerja luar itu yang tentunya bisa memunculkan permasalahan di masa pandemi Covid-19.

"Kita kemarin melakukan pengecekan adanya pekerja dari luar Pelalawan masuk. Sekaligus mendata identitas serta dokumen bebas Covid-19," ungkap Bupati Zukri, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (27/05/2021).

Tim Satgas Covid-19 pertama kali menyambangi Ruko di komplek Kerinci Bisnis Center (KBC) di Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya di belakang pusat Ramayana.

Ada lima Ruko berlantai dua yang dijadikan mess pekerja yang didatangkan dari luar Pelalawan.

Setiap Ruko diisi 55 orang laki-laki dan semua aktifitasnya dilaksanakan di dalam Ruko tersebut. Mereka merupakan karyawan PT Ikhtiar Mulia Konstruksi (IMK) dan PT MPE, perusahaan sub-kontraktor.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved