Breaking News:

Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Kg, Kurir Baru Dibayar Rp1 Juta

Lanal Dumai menggagalkan penyelundupan sabu yang berjumlah sekitar 1 kilogram dan berasal dari Malaysia, pada Kamis

Penulis: Dodi Vladimir | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Pangkalan Angkatan laut (Lanal) Dumai menggagalkan penyelundupan sabu yang berjumlah sekitar 1 kilogram dan berasal dari Malaysia, pada Kamis (27/5/ 2021). 

"Pukul 20.15 WIB, Tim Laut mendeteksi suara mesin dan melihat sebuah speed boat dengan kecepatan tinggi bergerak dari arah Utara perairan Selat Malaka menuju perairan Sepahat. Selanjutnya Tim Laut bergerak mendekati arah speed boat yang dicurigai dan dilakukan pengejaran, sambil mengeluarkan tembakan peringatan ke atas sebanyak 1 kali untuk menghentikan laju speed boat, namun speed boat tersebut tidak menghiraukan dan menambah kecepatan melaju kearah pantai," terangnya.

Saat pengejaran, Tim laut melihat satu orang tersangka melompat ke laut berenang menuju pantai dengan membawa tas gendong sambil membuang bungkusan kresek berwarna merah dan speed boat tersangka kembali ke arah laut dengan kecepatan tinggi.

Setelah melaksanakan koordinasi dengan Tim Darat, tiba-tiba dengan sigap dan tanpa menghiraukan keselamatannya 1 orang Tim Laut melompat dari speed patroli untuk mengejar pelaku yang melarikan diri ke pantai serta mengambil bungkusan yang dibuang oleh tersangka SA.

"Kita juga sempat melakukan pengejaran speed boat tersangka, namun tidak berhasil dikarenakan speed boat tersangka lebih kencang," imbuhnya.

Kolonel Laut (P) Himawan menerangkan berdasarkan keterangan tersangka SA, dirinya hanya sebagai kurir yang bertugas membawa barang haram tersebut ke Indonesia melalui perairan Indonesia.

"SA sendiri baru menerima upah sebesar Rp1 juta, dan ini baru kali pertamanya ia melakukan penyelundupan sabu," ungkapnya.

Dijelaskanya untuk modus operandi yang tersangka lakukan yakni, tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu sabu seberat 1 Kg yang dibungkus kemasan teh cina dilakukan melalui jalur laut menggunakan speed boat berkecapatan tinggi dan memanfaatkan masyarakat ekonomi lemah sebagai kurir untuk menyelundupkan narkoba ke indonesia khususnya wilayah kerja Lanal Dumai.

"Berdasarkan hasil pengujian dan identifikasi Laboratorium barang bukti dengan Nomor:LHPIB-2854/WBC.02/BLBC.0001/2021 bahwa barang bukti tersebut benar mengandung senyawa organik jenis Methamphetamine, kandungan NPP positif dengan berat 1.075 gram( ±1 kg). Selanjutnya tersangka dan Barang Bukti kita diserahkan ke BNN Kota Dumai untuk proses lanjut,"‎ terangnya.

Kolonel Laut (P) Himawan mengaku, ‎pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AL mendukung penuh upaya dalam memerangi Narkoba dan memberantas peredaran Narkoba (War On Drugs)

"Kita akan terus memerangi narkoba dan memberntas narkoba demi kemajuan Indonesia," pungkanya.

Pada Press release yang dilaksanakan di Mako Lanal Dumai tersebut, juga dihadiri oleh Kepala BC Dumai, Fuad Fauzi, Waka Polres Dumai, perwakilan BNNK Dumai, dan perwakilan Pemko Dumai.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Berita Dumai lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved