Breaking News:

Webinar Kemenkominfo Jaga Berita, Jaga Cinta, Jaga Indonesia : Cara Mendulang Klik Tanpa Konflik

"Media online dapat mendulang klik tanpa berita konflik, tanpa menciderai kemanusiaan, tanpa merusak bangsa dan negara Indonesia," kata Heru Margianto

Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Webinar Kemenkominfo Jaga Berita, Jaga Cinta, Jaga Indonesia : Cara Mendulang Klik Tanpa Konflik 

Ini berbeda dengan infodemik yang tak jarang diperlakukan masyarakat dengan sekedar menyebarkan, hanya baca judulnya, tapi tidak baca isinya, langsung share.

"Padahal tidak semua informasi itu memuat kebenaran, justru yang banyak beredar adalah hoaks” kata Dwitri.

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada kurun waktu Januari sampai Mei 2021, terdapat 1.606 hoaks yang dideteksi.

"Hoaks yang banyak itu disebarkan melalui berbagai platform seperti Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube, termasuk WhatsApp group, sehingga beranak pinak,” katanya.

Pada kurun waktu tersebut, Kementerian Kominfo terus mengidentifikasi hoaks dan menerima laporan dari masyarakat.

"Setidaknya sudah ada 113 kasus yang masuk keranah hukum," katanya.

Mendulang klik tanpa konflik

Media-media online sering dituduh sebagai aktor amplifikasi infodemik.

Hal ini disebabkan karena kinerja media online kebanyakan membutuhkan klik dari pembaca sehingga lalu lintas website tinggi dan dapat mendulang iklan sebagai pendapatan utama.

"Media online dapat mendulang klik tanpa berita konflik, tanpa menciderai kemanusiaan, tanpa merusak bangsa dan negara Indonesia," kata Heru Margianto.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved